BrebesNews.Co 5 July 2017 Read More →

Sukardi, Penikam Pemuda Banjaratma Hingga Tewas Dituntut 5 Tahun Penjara

Terdakwa, Sukardi (19) pelaku penikaman pemuda di Banjartama yang menjadikannya korban tewas

BREBESNEWS.co – Sukardi (19), warga Tegalglagah Kecamatan Bulakamba, pelaku kasus penikaman seorang pemuda di Desa Banjaratma Kecamatan Bulakamba, Rian Irnandi (24) di tuntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) 5 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Selasa (4/7/2017).

Sukardi didakwa dengan melakukan tindak pidana pembunuhan dan dikenakan pasal 351 ayat 4 KUHP di tuntut 5 tahun penjara.

“Terdakwa mengaku menikam korban hingga meninggal. Untuk itu, terdakwa dituntut sesuai KUHP pasal 351 yakni 5 tahun penjara,” jelas JPU Amirudin SH di hadapan majelis.

Polisi berhasil membekuk tersangka Sukardi warga RT 03 RW 01 Tegalglagah yang bekerja sebagai buruh tani, ditempat pesersembunyiannya di Desa Pamulihan Kecamatan Larangan, sekitar pukul 17.30 WIB, di rumah saudaranya usai melakukan penikaman.

Kronologi penikaman

Seorang warga Banjaratma Kecamatan Bulakamba, Muhammad Rian Irnandi (24) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri, pada Minggu dini hari (5/3) di pinggir jalan Raya Banjaratma, tepatnya di depan sebuah studio musik.

Kronologinya, bermula ketika korban yang saat itu tengah nongkrong bersama empat temannya tiba – tiba dikejutkan dengan suara bising kendaraan yang melintas.

Karena kesal, akhirnya korban dan temannya itu menegur empat kendaraan dengan 8 penumpang yang menggeber kendaraanya.

Bukannya memelankan suara motornya itu, tersangka dan motor lainnya justeru tak terima dan berhenti yang kemudian terjadilah perkelahian antara korban dengan para pelaku.

Salah satu pelaku kemudian mengambil senjata tajam berupa pisau lipat dari saku jaket dan menusukkannya ke dada korban.

Seketika korban tersungkur dan pelaku berhasil melarikan diri. Teman – teman nongkrong korban yang ikut melakukan perlawanan kemudian menolong korban untuk dibawa ke rumahnya.

Karena dirasa luka tusukan cukup serius, keluarga korban melarikannya ke Rumah Sakit Bhakti Asih. Namun tak selang beberapa saat, ternyata korban menghembuskan nafas terakhirnya setelah sampai di rumah sakit. (HENDRIK)

Posted in: Hukum