BrebesNews.Co 8 August 2017 Read More →

Bawa Keranda, APMM Brebes Demo Tuntut Penambahan Anggaran Jamkesda

Aliansi Peduli Warga Miskin (APMM) Brebes saat berdemo di depan Sekertariat DPRD Brebes tutntut penambahan anggaran Jamkesda

BREBESNEWS.co – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Masyarakat Miskin (APMM) Brebes, Senin siang (7/8/2017) dengan membawa keranda jenazah, melakukan aksi demo yang dimulai di alun-alun (depan pendopo kabupaten) hingga melakukan perjalanan menyusuri jalan protocol pantura ke kantor DPRD Brebes.

Mereka menuntut agar program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi warga miskin di RSUD Brebes diberlakukan lagi, setelah 1 Agustus pihak rumah sakit tidak menerima pasien tidak mampu karena kehabisan dana.

RSUD Brebes beralasan dihentikannya layanan pasien dengan Surat Keterangaan Tidak Mampu (SKTM) karena Pemkab Brebes menunggak tagihan Jamkesda hingga Rp 5,5 miliar.

Dalam aksinya, para pendemo membawa keranda sebagai wujud keprihatinan terhadap matinya kepedulian terhadap warga miskin.

“Dengan dicabutnya hak warga miskin berobat, sama dengan Pemkab hendak melakukan pembunuhan massal warga miskin Brebes. Untuk itu kami meminta anggota dewan menambah alokasi dana Jamkesda biar layanan orang sakit warga miskin tertangani kembali!” seru Anom Panuluh koordinator demo saat berada di depan gedung DPRD.

Menurut Anom kenapa Pemkab dan DPRD mengurangi dana Jamkesda, padahal tahun 2016 lalu, Pemkab bisa mengalokasikan dana Jamkesda sebesar 10 milyar, namun sekarang tahun 2017 Pemkab hanya mengalokasikan 2 milyar saja.

Massa menuntut, pemkab mengalokasikan anggaran kesehatan bagi warga miskin Rp 14 miliar, agar tidak terjadi penolakan pasien warga miskin.

“Dari catatan kami, akibat pemberihentian layanan miskin sejak tanggal 1 Agustus kemarin, ada sekitar 3 orang msikin yang meninggal karena tidak bisa berobat ke rumah sakit pemerintah,” ujar Deden wakil coordinator demo.

Anggaran perubahan

Sementara, Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Imam Royani, saat menemui pendemo berjanji akan menyampaikan aspirasi mereka dalam rapat anggaran bersama pemerintah daerah.

“Kami akan rapat badan anggaran. Selanjutnya, kami memasukan anggaran untuk meng-cover masyarakat miskin memperoleh pelayanan kesehatan kembali,” tegasnya.

Sebelumnya, pada 4 Agustus, Bupati Brebes, Idza Priyanti, mengeluarkan surat kepada RSUD Brebes agar program Jamkesda tetap dijalankan.

Ia berjanji mengusahakan anggaran untuk membayar tunggakan klaim Jamkesda di APBD Perubahan 2017.
Setelah menemui Bupati di pendopo usai melakukan aksi ke DPRD Brebes, massa membubarkan diri dengan tertib. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi