BrebesNews.Co 7 August 2017 Read More →

Diresmikan, SMP Terpadu Alhikmah Benda 1 Wajibkan Siswanya Berbahasa Asing

Saat peresmian SMP Terpadu Alhikmah Benda 1 Sirampog oleh pengurus yayasan

BREBESNEWS.co – Menghadapi era Globalisasi dan perkembangan zaman yang menuntut kecakapan dalam berbahasa asing, SMP Terpadu Al Hikmah 1 Benda Sirampog, mewajibkan muridnya menggunakan bahasa asing untuk komunikasi setiap hari.

“Sekolah ini akan mengutamakan praktik bahasa inggris dan arab dalam keseharian para santri. Hal ini agar lulusan sekolah akan punya nilai plus dibandingkan dengan sekolah lain,” ujar H. Akomadien Shofa, Pembina SMP Terpadu Al Hikmah 1 Benda, saat meresmikan kampus baru Ibnu Shofa SMP Terpadu Al Hikmah 1 Benda, kepada sejumal awak media, Minggu (6/8/2017) kemarin.

Sekolah SMP Terpadu dibawah yayasan Alhikmah 1 ini termasuk sekolah modern karena konsep sekolahnya menggabungkan antara pesantren dengan sekolah umum.

“Dari sisi pengasuhan menggunakan sistem pesantren dengan menggabungkan berbagai sistem kepengasuhan mulai dari pesantren salaf hingga pesantren modern,” ujar Gus Akom sapaan akrabnya.

SMP Terpadu dalam kesehariannya para santri dilatih mempraktikkan bahasa arab dan inggris. Tujuannya agar lulusannya, mampu bersaing dengan sekolah yang lain.

“Tenaga pengajar kita persiapkan lulusan dari universitas dan pesantren dalam dan luar negeri. Ada juga program hafidz al quran bagi santri. Kedepan kita rencanakan akan ada pengiriman santri atau studi banding ke luar negeri,”cterang dia.

Setelah acara peresmian selesai kemudian para walimurid dan tamu undangan diajak oleh pembina dan pengurus SMP islam terpadu Alhikmah 1 Benda untuk mengelilingi kampus dan diterangkan setiap ruangan yang ada.

Syamsul salah seorang wali murid mengatakan, dirinya sengaja menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut agar pintar dalam ilmu agama dan juga ilmu duniawi.

Kedua ilmu itu menurutnya sangat penting guna masa depan anaknya.

” Jika kedua-duanya (ilmu agama dan iptek) didapat tentunya kelak saya akan tenang sebagai orang tuanya. Karena saya khawatir dengan perkembangan zaman dewasa ini, paling tidak ini sebagai benteng bagi anak kami,” ungkapnya. (DHANI)

Posted in: Pendidikan