BrebesNews.Co 19 September 2017 Read More →

2 Jambret Kepergok dan Babak Belur di Massa Saat Jalankan Aksinya

Dua jambret usai kepergok dan sempat di massa karena tindak kejahatnnya menjambret perhisan milik ibu-ibu di Desa Krasak Kecamatan Brebes

BREBESNEWS.co – Dua orang pelaku kejahatan jambret, bernama Edi Susanto atau ES (39) dan Wawan atau W (31) kali ini kena batunya setelah nyaris 5 kali melakukan aksinya melakukan kejahatan, dengan menjambret perhiasan kalung seorang ibu di Desa Krasak Kecamatan Brebes, Selasa pagi (19/9/2017) sekira pukul 5.30 WIB.

Kedua penjambret yang juga merupakan residivis ini, tercatat sebagai warga Desa Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes.

Selain terkena bogem mentah dari warga, motor yang dikendarai mereka beroperasi berupa matic Honda Beat mereka juga dibakar massa.

Berdasarakn informasi yang di dapat, dua pelaku saat  sebelum aksinya menjambret, pura-pura beli bensin eceran di tempat calon  korban yang bernama Kasben bisn Raswin (50), di komplek pasar Krasak Kecamatan Brebes.

Melihat penjualnya (Kaseben salah seorang ibu-ibu-red) menggunakan perhiasan kalung emas, pelaku setelah usai mengisi bensin tiba-tiba saja secara reflek menjambret kalung milik korban.

Setelah alami kejadian itu, tak terduga korban melawan dengan menarik keras kaos pelaku yang sedang sedang nyetir hingga terjatuh.

Korbanpun lalu berteriak keras minta pertolongan hingga warga pun sempat mendatangi TKP, dan mengejar pelaku yang sempat membiarkan motornya yang terjatuh.

Naas, sebelum sempat kabur berlari, keduanya tertangkap warga dulu yang mengepung dari berbagai penjur.

Pelakupun babak belur di massa, sementara Honda Beat yang dipakainya sempat di bakar.

Kedua pelaku yang sudah tidak berdaya tersebut akhirnya di bawa ke Mapolres Brebes, setelah pihak desa menginformasikan penangkapan itu.

Residivis

Ditemui di ruangan kerjanya, Kasatreskrim Polres Brebes AKP Arwansa membenarkan tentang penangkapan pelaku jambret

“Dua pelaku yang sudah kami amankan. Korban dari kasus ini ada satu orang, seorang ibu- ibu,” kata Arwansa.
Arwansa menandaskan tersangka diancam Pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun.

Sementara itu, berdasarkan catatan Kepolisian Brebes, Arwansa juga menyatakan kalau kedua pelaku merupakan residivis, atau bekas tahanan dengan kasus yang sama, dan baru saja keluar menjalani hukuman.

“Pelaku adalah residivis yang dua bulan lalu baru lepas dari hukuman. Kemungkinan hukuman yang akan menjeratnya juga akan lebih lama, karena pelaku tidak merasa jera dengan tindak kejahatannya,” tandas Arwansa. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal