BrebesNews.Co 9 September 2017 Read More →

Hina Desa Grinting Lewat Postingan FB, Dua Remaja Diciduk Polisi

Pemilik akun Bagus Berani Mati dan Try Octaviani saat berada di Kantor Kepolisian Brebes untuk menjalani penyidikan

BREBESNEWS.co – Postingan dua remaja atas nama Bagus Berani Mati asal Desa Kubangpari Kecamatan Banjarharjo dan Try Oktaviani asal Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari, akhirnya ditangkap polisi, Jumat malam (8/9/2017).

Keduanya yang mempunyai akun FaceBook @Bagus berani mati,@Tri oktaviani ditangkap karena adanya laporan warga Desa Grinting Kecamatan Bulakamba yang sempat protes dan mengadukan ke pihak polisi perihal postingan mereka.

Protes warga Grinting

 

Kumpulan warga Grinting Kecamatan Bulakamba membahas posting hinaan desanya yang dinyatakan Kampung Pengemis oleh sejumlah pemilik akun FaceBook

Sebelumnya, warga Grinting ramai-ramai ke Balaidesa, Jumat siang (8/9/2017) menyatakan kalau pihak warga keseluruhan akan mengadukan 4 pemilik akun FB yang dianggap sudah menghina Desa Grinting sebagai kampong pengemis.

Pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat, Kepala Desa Grinting Suhartono dan pihak kepolisian Resor Bebes serta Sektor Bulakamba ini, menyatakan sikap akan melaporkan postingan hinaan itu ke ranah hukum.

Akun FB tersebut, atas nama FB@Bagus berani mati,@Tri oktaviani@bontot lanang@iai hysung dan @Welling nur wi.

“Sebagai warga Desa Grinting posting oknum facebooker itu keliru. Mereka menulis dengan menyatakan hinaan kalau Desa Grinting adalah tidak lepas dari desa pengemis,” ujar anggota DPRD Brebes,asal Grinting, Wamadiharjo kepada sejumlah wartawan saat pertemuan di Balaidesa Grinting.

“Padahal desa kita sudah merubah imej itu dengan memperoleh prestasi di tingkat kabupaten.seperti Juara kebersihan desa,Juara karnaval HUT RI 2017 dan banyak prestasi lainnya,” lanjut Wamad.

Politisi asal PKS ini, mengharapkan, mereka (oknum) yang terdiri dari 4 orang tersebut hari ini kita laporkan komentar mereka ke polisi, sesuai UU ITE no 11 tahun 2008 tentang Media sosial.

“Ini biar menjadi pembelajaran bagi kita untuk tidak melanggar hukum di sosmed,” terang Anggota DPRD Brebes,Wamadiharjo kepada sejumlah wartawan.

Proses Penangkapan

Setelah adanya laporan warga, pihak kepolisian Brebes pun bergerak. Dan dari hasil penyelidikan polisi berhasil menangkap dua pemilik FB yang diadukan, yakni atas nama Bagus Berani Mati dan Try Octaviani.

Mereka kemudian digelandang di Mapolres untuk mempertanggungjawabkan postingannya.

Didepan petugas mereka meminta maaf kepada perwakilan warga Desa Grinting yang juga dipanggil ke Mapolres Brebes.
Mereka juga menyanggupi untuk memposting perminaan maaf lewat akun FB-nya selama satu bulan berturut-turut.

Sementara untuk sangksi hukum menurut Kasatreskrin Polres Brebes AKP Arwansa, mereka diwajibkan lapor dua hari seminggu selama 1 bulan.

“Mereka wajib lapor di mapolres Senin dan Kamis di Mapolres Brebes atau di Polsek Bulakamba sebagai hukumannya,” ujar Arwansa.

Disinggung soal dua nama lagi pemilik akun yang juga sempat menghina lewat postingannnya, Arwansa mengatakan pihaknya masih mencari keberadaanya yakni atas nama @bontot lanang@iai hysung dan @Welling nur wi.

“Mereka masih dalam pencarian polisi,” tandas Arwansa. (HENDRIK/AFiF.A)

Posted in: Hukum