By 28 September 2017

Jembatan Baru TMMD Cikuya Hubungkan 2 Desa Terisolir

Jembatan penghubung dua desa yang sudah di bangun dalam program TMMD reguler di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo

BREBESNEWS.co – Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono dalam persiapan pembukaan TMMD Reguler ke 100 menyampaikan, salah satunya akan membangun infrastruktur desa, antaranya pembangunan jembatan, pengaspalan jalan dan pengerasan jalan (Makadam).

“Infrastruktur ini akan menjadi akses menuju ke areal perkebunan yang baru bagi masyarakat Dukuh Kopi Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo,” ucapnya kepada beberapaawak media usai memberi sambutan pembukaan TMMD di Desa Cikuya, Rabu (27/9/2017) kemarin.

Menurut Letkol Hadi, sebelumnya masyarakat Dukuh Kopi dan Cikuya harus menyeberangi sungai jika akan ke perkebunan. Jika kondisi tidak hujan, maka jalan yang menanjak dilokasi dapat dilalui.

“Akan tetapi jika hujan turun, jalan yang sekarang dibuat jembatan menjadi susah dilalui dikarenakan faktor tanahnya (tanah liat) yang sangat licin dilalui, terlebih kendaraan harus masuk ke sungai dahulu sebelum menanjak,” jelasnya.

Ahmad Hadi Hariono menegaskan, mengacu ketertinggalan kedua dusun tersebut maka Pemkab. Brebes melalui TMMD Reguler Kodim 0713/Brebes memilih Cikuya sebagai target TMMD Reguler kali ini, TNI akan memperbaiki jalur di kedua dusun yang terisolir tersebut.

“Alhamdulillah jembatan yang dibangun saat Pra TMMD. sudah dapat dilalui warga tinggal finishing, Para Tekhnisi kami yang dibantu warga sedang sengkuyung mengerjakan Talut jalan, setelah itu jalan akan diperkeras dengan batu yang telah dikumpulkan warga bersama para Babinsa beberapa waktu yang lalu” pungkas Ahmad Hadi.

Sementara itu, Bapak Sekod Kepala Desa Cikuya menuturkan bahwa sudah 1 dekade ini, jalan tersebut jarang dilalui warga.

“Terlebih jika jalanan becek karena guyuran hujan dan belum adanya jembatan sebagai penghubungnya. Karena sebelum menanjak kendaraan harus memasuki sungai dulu, hal ini menambah licin sehingga rawan tergelincir,” akunya.

Selama ini, lanjut Sekod, warga di kedua dukuh tersebut dalam menjalani rutinitas berkebunnya, harus memutar melalui Desa Cikeusal Lor, Kecamatan Ketanggungan.

Sekod menyampaikan, Cikuya dari pusat kota Brebes berjarak kurang lebih 40 Km.
Kondisi masyarakat Dukuh Kopi (625 KK) dan Dukuh Cikuya (750 KK), sebelumnya terisolir akibat tidak adanya jembatan penghubung.

“Dengan dibuatkanya jembatan tersebut, saya atas nama warga desa merasa berterima kasih kepada TNI maupun Pemkab Brebes yang sudah membuatkan akses jalan hingga tidak ada lagi warganya yang terisolir,” kata Sekod. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi