BrebesNews.Co 4 October 2017 Read More →

Pemuda Rengaspendawa Ditemukan Tewas Menggantung

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Diduga karena depresi, seorang pemuda melakukan perbuatan nekad, bunuh diri dengan menggantung, dirumahnya Rabu pagi (4/10/2017).

Pemuda tersebut yakni Miftahudin bin Wasroh (23) warga RT 6 RW 7 Dukuh Kedawon Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan.

Jenazah Miftahudin diketahui pertama kali oleh pak liknya Heryanto (38) yang merupakan adik kandung dari ayah almarhum korban.

Saat itu Heryanto mau ngambil bibit bawang yang akan ditanam di rumah korban.

Ketika hendak keruangan bibit bawang, dengan perasaan terkejut tiba-tiba saja ia melihat keponakanya sudah tergantung dengan leher terikat tali kencang di wuwungan, dengan ketinggian 3 meter.

“Saat ditemukan kondisi napas terhenti,” ujar Heryanto

Sehubungan kejadian itu. Heryanto kemudian mengundang ayahnya ( ayah korban) serta kerabatnya untuk menurunkan mayat bersama.

Sementara berdasarakan penuturan keterangan ayah almarhum bahwa dirinya pergi kesawah jam 5 pegi. Oleh ibunya saat jam antara 6 hingga 7 pagi korban masih terlihat tiduran dikamar.

“Kemungkinan saat rumah sepi antara jam 7 hingga jam 8 – an melakukan perbuatan nekad itu,” ujar Wasroh ayah korban.

Berdasarkan penuturan ayahnya, Miftahudin anaknya yang mempunyai tinggi badan 160 dan berat badan 60 kilogram ini, pernah sekolah di MTs Assalafiyah Sitanggal Larangan. Selepas itu, kemudian dia kerja di Jakarta selama 2 tahun.
Sebelum meninggal almarhum dikampung sudah 3 bulanpulang dari kerjaanya di jakarta .

Jepri (25) teman main almarhum mengatakan bahwa selama 3 bulan ini, almarhum Miftahudin sering menyampaikan kata ngendat yuh, di inbox FB pernah mengutarakan kata ngendat yuh.

Ungkap Jepri, juga dibenarkan ayahnya bahwa almarhun pernah sakit depresi, dan sering menyendiri di rumahnya. Oleh keluarga korban sempat diobati, dan alhamdulilah dinyatakan sehat.

“Tetapi 1 bulan sebelum kejadian nekad ini, almarhum terlihat murung nenyendiri. Mungkin inilah penyebab korban nekad melakukan hal gantung diri,” ujar Wasroh pasrah.

Sementara dokter Puskesmas Sitanggal dan Polsek Larangan telah mengotopsi mayat, dan menyampaikan hasil pemeriksaan pemeriksaanya.

“Lidah menjulur keluar. Keluar air mani. Dan melihat luka lebam dileher persis sesetan tali. Sehingga peristiwa ini benar, murni bunuh diri,” ujar dokter yang idak ingin disebut namanya. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi