BrebesNews.Co 26 October 2017 Read More →

Gubernur Ganjar : Silahkan Dinding Jembatan Flyover Dilukis Mural

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan diddampingi Bupati Brebes Idza Priyanti usai peresmian meinjau langsung kondisi jalan layan (Flyover) Dermoleng Ketanggungan Brebes

BREBESNEWS.co – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Rabu siang (25/10/2017) meresmikan 4 Flyover di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, yang tidak lama ini di bangun untuk mengurai kemacetan mudik lebaran di wilayah Brebes.

Aacara peremsian 4 Flyover yang sekaligus juga peresmikan jalan underpass (terowongan) di Jatingaleh Kabupaten Semarang ini, dilaksanakan di jalan Flyover Dermoleng Ketanggungan Brebes.

Keempat flyover yang diresmikan Ganjar itu adalah Flyover Dermoleng, Flyover Kretek, Flyover Klonengan, dan Flyover  Kesambi.

Dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk ikut merawat jalan layang (flyover) yang baru diresmikan di Kabupaten Brebes dan Tegal.

“Kepada masyarakat, setelah Flyover jadi, tolong didndingnya jangan dicorat-coret, terutama dengan kata-kata jorok. Kalau mau dilukis mural itu lebih baik, terutama dengan tulisan tulisan yang membangkitkan semangat persatuan, seperti Cinta NKRI, Anti Radikalisme ataupun Anti Narkoba,” ujar Ganjar.

“Tapi untuk itu, tentunya harus izin dengan dinas dan balai besar (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” sambungnya lagi.

Menurut Ganjar, dengan tampak indahnya bangunan Flyover, setidaknya bisa menjadikan tempat untuk selfi, ataupun memperindah pemandangan para pengguna jalan.

“Nanti kita kasih pesan dan tematik, diberi waktu mural 6 bulan, setelah itu bisa diganti lagi sehingga menarik dan pesan-pesan pemerintah bisa tersampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Pembangunan 4 flyover di Kabupaten Brebes dan Tegal bertujuan mengurai kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang dengan rel kereta api.

Dengan adanya 4 flyover tersebut, arus lalu lintas khususnya saat mudik lebaran dari exit tol Pejagan ke Purwokerto menjadi lebih cepat, yang sebelumnya kalau terjadi kemacetan bisa 16 jam menjadi 4 jam.

“Lebaran tahun lalu, sebelum ada Flyover ini kemacetan bisa parah, dari yang harusnya bisa ditempuh 4 jam menjadi 16 jam. Belum efeknya juga membuat jalur mudik yang melewati jalur Pantura jadi imbas kemacetan,” kata Ganjar.

“Setidaknya dengan sudah jadinya Flyover ini, tahun-tahun ke depan arus medic yang ,melewati Jawa Tengah, khusunya Brebes arah selatan bisa lancer,” sambung Ganjar Memungkasi wawancaranya. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi