BrebesNews.Co 24 October 2017 Read More →

Idza : Bayar PBB Dongkrak Pembangunan Daerah Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pengundian hadiah lunas PBB P2 tahun 2017 di Balai Desa Kubangwungu Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Senin kemarin (23/10/2017).

BREBESNEWS.co – Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) bisa mendongkrak pembangunan daerah yang muaranya memberi manfaat kepada masyarakat.

Ini artinya, dengan membayar pajak akan kembali kepada masyarakat berupa pembangunan. Maka jangan sungkan-sungkan membayar pajak dan jangan tunggu jatuh tempo.

Demikian ajakan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH sebagaimana disampaikan Asisten II Sekda Brebes Ir H Moh Iqbal saat pengundian hadiah lunas PBB P2 tahun 2017 di Balai Desa Kubangwungu Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Senin (23/10/2017).

Sebagai ungkapan terima kasih, dan untuk menggenjot penerimaan PBB P2 memberikan hadiah kepada petugas dan wajib pajak.

“Pemkab Brebes juga telah bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Brebes dalam rangka peningkatan penerimaan PBB dalam penindakan hukum,” ungkapnya lagi.

Dan karena sifatnya yang memaksa maka pajak hukumnya wajib dibayar oleh masyarakat sebagai wajib pajak.

Ada 11 jenis pajak yang tercantum dalam perda nomor 8 tahun 2010, salah satu diantaranya adalah pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (pbb p2). Sehingga membayar pbb p2 sebetulnya adalah menunaikan kewajiban sebagai warga kabupaten brebes.

“Jangan tunggu waktu jatuh tempo untuk membayar pajak,” ajaknya.

Kepala Dinas Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Brebes Djoko Gunawan menjelaskan, jumlah SPPT yang disebarkan ke masyarakat pedesaan ataupun kelurahan di Kabupaten Brebes tahun 2017 sebanyak 924.801.

Nilai total keseluruhan kurang lebih dua puluh delapan milyar tujuh ratus Sembilan empat juta tiga ratus dua puluh lima ribu, Sembilan ratus empat puluh lima rupiah (Rp. 28.794.325.945).

“Alhamdulillah per 7 Oktober 2017 realisasinya mencapai Rp 24.401.008.924,- atau 77,72 persen dengan denda sebesar Rp 226.229.730,-.

Djoko berterima kasih kepada Kecamatan yang mencapai perolehan PBB P2 ranking pertama yakni Kecamatan Tonjong 97,14 persen, Kersana 97,06 persen, Sirampog 93,85 persen dan Salem 92,35 persen.

Disamping pencapaian Realisasi PBB P2 tahun 2017 yang mencapai 77,72% per 30 september 2017, Kabupaten Brebes juga dihadapkan pada tunggakan PBB P2 desa/kelurahan dari tahun 2010 hingga 2016 mencapai Rp 9.922.625.483,- yang terdapat pada 205 desa/kelurahan se Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan tersebut, Djoko Gunawan juga menyebutkan ada tiga Kepala Desa Perintis lunas PBB P2 tahun 2017, yaitu Kepala Desa Pengabean Kecamatan Losari dengan terobosannya para kopak diminta membuat surat pernyataan mengundurkan diri sebagai perangkat desa apabila tidak bisa lunas PBB tahun 2017.

“Hutang PBB tahun 2013 dan 2016 sebesar Rp 16 juta telah lunas pada Agustus 2017 dan lunas PBB tahun 2017 pada September 2017,” terangnya.

Kedua, Kepala Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, dengan piutang PBB dari tahun 2012 sampai 2017 sebesar Rp 354.393.176,- menjadi Rp 341.257.863,- ini bertekad siap membayar hutang PBB dan siap lunas PBB tahun 2017 dengan realisasi per 30 September 80 persen.

“Terobosan yang telah dilakukan adalah mengganti kopak lama dengan kopak baru,” ungkap Djoko.

Ketiga, Kepala Desa Kubangwungu, Kecamatan Ketanggungan, mempunyai tunggakan PBB P2 dari tahun 2012 sampai 2016 sebesar Rp 121.403.725,- turun menjadi Rp 121.770.816,- dengan pernyataan siap membayar hutang dan realisasi PBB tahun 2017 per 30 September 2017 telah mencapai 75 persen.

Djoko juga mengungkapkan ada tiga desa yang lunas awal yaitu Desa Kalisumur Bumiayu, lunas PBB 13 Maret 2017, Desa Gandowang Salem, lunas 5 April 2017 dan Desa Talaga Bantarkawung lunas 10 April 2017. (ILMIE).

Posted in: Serba Serbi