BrebesNews.Co 10 October 2017 Read More →

Kondisi SDN 2 Rancawuluh Memprihatinkan, 4 Saka Terasnya Alami Keropos

Tampak bangunan saka skolah SDN 2 Rancawuluh Kecamatan Bulakamba yang mengalami keropos

BREBESNEWS.co -SD Negeri 2 Rancawuluh Kecamatan Bulakamba, yang berdiri tahun 1978 dengan bangunan padamulanya mwmpunyI tiga ruang dan satu ruang guru, kemudian tahun 1979 dibangun satu lokal dengan 3 ruangan ini, kini nasibnya memprihatinkan.

Pasalnya, fasilitas yang dimiliki oleh sekolah belum mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) apalagi Standar Nasional Pendidikan (SNP). Padahal jumlah muridnya saat ini sudah mencapai 297 siswa.

Di SDN 2 Rancawuluh, terbilang 4 ruang kelasnya dalam kondisi memprihatinkan alias sudah keropos dimakan usia. Pihak sekolah sudah berupaya mengajukan proposal rahab kelas, namun dari Dindik Brebes belum mengabulkan.

“Kita sudah mengajukan proposal ke Dindik Brebes, namun belum ada tanggapan. Kami butuh perbaikan kelas karena bangunan saka tengah sudah keropos berhaya dalam proses belajar mengajar, ” terang Kasek Erik Prihatin saat ditemui BREBESNEWS.co, di tempatnya, Selasa (10/10/2017).

Menurut Erik, dengan kondisi itu, apabila turun hujan situasi sekolah pasti kebanjiran.

“Kondisi 4 Kelas sudah rapuh jadi siswa takut roboh. Dan apabila masuk musim penghujan banjir hingga selutut siswa. Kami minta pihak Dinas Pendidikan Brebes bisa membantu sekolah sesuai standar Nasional pendidikan,”jelas Erik menambahkan.

Selain kondisi bangunan yang sudah dinyatakan berusia uzur, yakni berusia 39 tahun, SDN 2 Rancawuluh juga mempunyai permasalahan dalam status staf pengajarnya, atau guru.

Dari 6 staf guru, 1 guru yang sudah dinyatakan mempunyai NIP. Sementara untuk 5 staf guru lainnya masih berstatus tenaga honorer.

“Dengan formasi status guru yang lebih di dominasi tenaga honorer, jelas akan mengurangi semangat para guru yang mengajar,” pungkas Erik. (HENDRIK)

Posted in: Pendidikan