BrebesNews.Co 10 November 2017 Read More →

Jafar, Warga Pruwatan Bumiayu Ditemukan Tewas Menggantung

Jenazah Jafar (tengah) yang sudah diturunkan dari tiang gantungan tampak terbujur kaku

BREBESNEWS.co – Entah apa yang ada dibenak Jafar (36) warga RT 04/ RW 13 Dukuh Penajung Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban diketahui gantung diri dengan menggunakan seutas tali dadung plastik warna biru yang diikatkan pada blandar rumah milik Mukhsin (kakaknya).

Adalah Puji Astuti (35) istri korban Jumat pagi (10/11/2017) sekira pukul 06.00 WIB, saat itu dirinya membuka rumah milik kakak korban yang biasa dirawat dan dijaganya.

Betapa kaget dia, ketika diketahui, ternyata suaminya sudah dalam keadaan tak bernyawa, dan posisinya menggantung

Istri korbanpun tak tahu alasan suaminya nekat gantung diri. Menurutnya selama ini mengaku tidak ada masalah apapun baik kesehatan ataupun keluarga yang menjadi pemicu gantung diri tersebut.

“Selama ini korban dikenal baik dan rajin ibadah, hubungan dengan tetanggapun baik-baik saja,” ujar istrinya.

Menurut Astuti, biasanya setiap hari suaminya itu selalu menyalakan dan mematikan lampu rumah milik kakaknya yang berjarak 100 meter dari rumahnya itu, lantaran ditinggal pemiliknya ke Jakarta.

Namun pada kamis malam itu suaminya tak kunjung pulang, akhirnya dia mencoba mencarinya bersama anak-anaknya tetapi tidak ketemu.

Namun pada keesokan harinya dia mencoba membuka rumah milik Mukhsin yang biasa dirawat korban. Alangkah terkejutnya Astuti, ketika menemukan suaminya telah tergantung dan terbujur kaku di balandar rumah tersebut.

” Saya tidak menyangka suamiku akan mengakhiri hidupnya seperti ini,”ucap lirih ibu tiga orang anak ini.

Puji Astuti kemudian melaporkan kejadian itu ke Turohim (45) tetangga korban yang juga sekaligus perangkat desa. Selanjutnya oleh Turohim laporan itu diteruskan ke Mapolsek Bumiayu.

Tak selang lama Polisipun bersama tim medis puskesmas Kaliwadas datang ke lokasi dan langsung olah TKP. Diketahui dari hasil olah TKP, polisi menyatakan itu murni gatung diri karena tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan hanya ciri-ciri orqng bunuh diri.

“Seperti halnya Keluar air mani dari alat kelamin, lalu keluarnya kotoran dari dubur dan Bekas lilit dileher. Jadi kami nyatakan ini murni gatung diri, namun motifnya masih kami selidiki,” terang Kapolsek Bumiayu AKP Wawan Dwi Leksono.

Sementara barang bukti berupa seutas tali dadung plastik sepanjang 2 meter diamankan polisi guna penyelidikan lebih lanjut. (DHANI)

Posted in: Serba Serbi