By 30 November 2017

Kontrakan Pemandu Lagu di Bumiayu Diduga Dibakar

Kondisi Sofa kotrakan pemandu lagu yang diduga dibakar orang tak di kenal, Rabu (29/11/2017)dini hari di Desa Jatisawit kecamatan Bumiayu

BREBESNEWS.co – Sebuah rumah dijalan Jalan Rumono No. 03 Rt 02 / 02 Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, Rabu dini hari (29/11/2017) nyaris ludes terbakar.

Insiden tersbut diduga karena ada yang sengaja mencoba membakarnya.

Beruntung api hanya membakar shofa dan menghanguskan tembok teras serta atap yang terbuat dari betonan. Namun akibat kejadian itu, pemilik rumah mengalami kerugian materi mencapai diperkirakan mencapai Rp 1,5 juta

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dilapangan menyebutkan, tragedi kebakaran yang terjadi sekira pukul 00.30 WIB itu, berlangsung begitu cepat dan tidak ada orang yang tahu.

Tiba-tiba api sudah membesar dan terdengar teriakan penghuni rumah yang langsung direspon para tetangga dengan memadamkan api menggunakan perlengkapan seadanya.

” Padahal sekitar pukul 12 malam, saya baru saja pulang dari tempat itu dan tidak ada tanda-tanda bahwa rumah tersebut akan terbakar, jadi dugaan kami ada yg sengaja membakarnya,” ujar Rohman warga setempat.

Menurutnya, api baru bisa dipadamkan oleh warga sekira Pukul 01.00 WIB, lantaran dilakukan pemadaman dengan cara manual dan peralatan seadanya.

Katanya, wajar sih jika rumah itu ada yang membakar pasalnya warga selama ini resah dengan keberadaan para penghuni rumah itu yang berprofesi sebagai PL (pemandu lagu), meskipun tidak semua pengguninya adalah PL.

“Namun dari olah TKP polisi menyebutkan penyebabnya diduga akibat arus pendek listrik, ” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Jatisawit Sukarto membenarkan peristiwa kebakaran yang hampir meludeskan rumah salah satu warganya.
“Benar mas, ada kebakaran diwilayah kami dan kebakaran itu terjadi jam setengah satu pagi dini hari,”katanya.

Kades menerangkan, sebenarnya rumah itu sudah hampir setengah tahun lebih dikontrakkan oleh Pemandu Lagu (PL). Ada lebih dari dua PL yang mengontrak di sana.

“Sudah setengah tahun lebih dikontrakkan oleh anak perempuan pemilik rumah. Bagian depan yang disekat dikontrakkan oleh tukang gigi, sementara lainnya dikontrakkan oleh PL. Untuk PL nya ganti-ganti,”tutur dia.

Sukarto menceritakan, sebelum kebakaran terjadi, beberapa kali warga telah menegur ke pemilik rumah untuk tidak mengontrakkan rumah kepada PL.

“Dari RT sampai pihak desa sudah beberapa kali memperingatkan agar tidak membawa PL ke rumah. Tapi alasan pemilik sendiri karena untuk membiayai keluarganya,”tandasnya.

Saat ini rumah tersebut sudah diberi police line, guna mengamankan TKP selagi proses penyelidikan. (DHANI)

Posted in: Serba Serbi