By 22 November 2017

Lagi, Ratusan Mahasiswa UMUS Demo Serukan Tiga Tuntutan Mahasiswa

Suasana demo lanjutan mahasiswa UMUS menuntut Trituma dihalaman kampus mereka

BREBESNEWS.co – Ratusan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes kembali menggelar aksi demo di halaman kampus mereka di Kecamatan Wanasari, Selasa (21/11/2017).

Sehari sebelumnya, Senin (20/11/2017) kemarin, ratusan mahasiswa UMUS juga melakukan hal yang sama, menuntut kembalinya rektor Qomar, seperti yang tertuang dalam Tiga Tuntutan Mahsiswa atau Trituma.

Selain itu tuntutan kedua yakni agar pihak rektorat membersihkandan membecklist oknum yang menghalangi kemajuan UMUS, serta ketiga mengembalikan UMUS sesuai misi dan visinya.

“Tuntutan kami tetap, yaitu Pak Komar harus kembali jadi rektor atau keluarkan pejabat kampus yang menyebabkan mundurnya Pak Komar,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umus Brebes, Akhmad Saripin dalam sebuah orasinya.

Menurut para mahsasiswa, bila tuntutan mereka tidak dipenuhi pihak rektorat UMUS, mereka mengancam akan mengundurkan diri dari kampus swasta tersebut.

Sambil meneriakan yel yel, para mahsiswa juga membentangkan sepanduk dengan bertuliskan Trituma atau Tri Tuntutan Mahasiswa, yang berbunyi diantaranya meminta rektor Qomar bisa menjabat lagi di UMUS.

Ada lagi poster sindiran yang berbunyi, “ 3 X, wisuda rektor 0 X, wisuda mahasiswa”, dan “Save Qomar “

Sementara, Ketua Yayasan Muhadi Setiabudi, DR (HC) Muhadi, yang sempat menemui kerumunan mahsiswa, menyerukan pengunduran diri Pak Qomar itu sudah disampaikan empat bulan lalu.

“Hanya saja, saat itu, saya memintanya untuk bertahan karena sedang proses akreditasi. Kala itu, dia langsung menemui saya,” kata Muhadi.

Setelah proses akreditasi selesai, kata dia, Qomar kemudian melayangkan surat pengunduran diri yakni pada Kamis (14/11/2017) pekan lalu.

“Sesuai isi surat pengunduran diri, Pak Qomar mundur karena mau ikut Pilkada Kabupaten Cirebon,” ucap Muhadi yang juga pengusaha asal Brebes itu.

Menyoal ancaman para mahsiswa yang mengundurkan diri, menurut Muhadi, pihaknya mempersilahkan mahasiswa yang ingin mengundurkan diri dari kampus Umus.

“Silakan mengundurkan diri, meskipun saya tidak menghendakinya. Keputusan penentuan rektor merupakan hak prerogatif saya selaku ketua yayasan,” tegasnya. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi