BrebesNews.Co 29 December 2017 Read More →

Bupati Idza Klaim Angka Kemiskinan di Brebes Turun

Telekonfren Wagub Jateng Heru saat rakor penanggunlangan kemiskinan dengan warga Desa Kaligiri Kecamatan Sirampog di Pendopo Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.co – Atas ikhtiar yang kuat akhirnya Kabupaten Brebes bisa menurunkan angka kemiskinan walau beberapa digit.

Pada awal kepemimpinan Bupati Hj Idza Priyanti SE MH – Narjo SH, angka kemiskinan Kabupaten Brebes mencapai 20 persen, tahun 2017 turun pada titik 19,47 persen dan diakhir 2017 turun lagi menjadi 19,14 persen.

Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat rapat koordinasi (rakor) penanggulangan kemiskinan di Pendopo Bupati Brebes, Kamis (28/12/2017).

Idza mengaku telah berupaya sekuat tenaga dengan menggandeng seluruh jajarannya untuk mengeroyok problema kemiskinan di Brebes dengan berbagai program. Termasuk dukungan dari berbagai pihak lintas sektoral, Pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Ternyata ada harapan cerah selagi kita tanggap dan berupaya maksimal untuk penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

Kondisi geografis wilayah Brebes yang sangat luas dengan penduduk yang besar mencapai 1,8 juta jiwa lebih menjadi tantangan sekaligus bidang garapan yang bisa mensejahterakan masyarakat.

“Namun percayalah, bahwa kemiskinan bisa diselesaikan, ditanggulangi bersama,” tukas Idza.

Idza menyebutkan ada 150 ribu rumah yang tidak memiliki jamban dan terdapat 50 ribu RTLH berada di kabupaten Brebes. “Kondisi ini menjadi cermin kemiskinan di Kabupaten Brebes yang harus kita selesaikan bersama,” ungkapnya.

“Berbagai upaya telah dilakukan dilakukan pemkab Brebes antara lain pelatihan, pendidikan, ketrampilan, bantuan perbaikan ekonomi, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jambanisasi dan lain-lain,” sambung Idza.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para ulama yang telah menyampaikan dakwah melalui pengajian tentang hakekat kemiskinan. Jangan sampai kita meninggalkan keturunan yang lemah, serta lebih mulia orang yang memberi ketimbang menerima.

“Upaya mensukseskan pendidikan dasar 12 tahun, juga telah mendongkrak nilai derajat pendidikan di Kabupaten Brebes sehingga bisa turut menanggulangi kemiskinan,” ujarnya.

Kepala Desa beserta masyarakat, Idza berharap bisa memprioritaskan tentang nilai kebutuhan dan permasalahan yang ada di desanya masing-masing.

Idza mewanti-wanti agar Dana Desa harus mengutamakan pembiayaan pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan.

Berdayakan warga dengan kerja

Rakor dihadiri Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko beserta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut Wagub memberikan secara simbolis bantuan RTLH sebanyak 775 kepala keluarga, masing masing per KK Rp 10 juta.

Juga diserahkan bantuan Sambungan Listrik untuk keluarga kurang mampu sebanyak 300 unit se kabupaten Brebes.

Dalam sambutnnya Wagub Jateng Heru menyatakan pangkal utama yang perlu diberdayakan, adalah dengan pemberdayaan pengurus RT/RW. Karena RT dan RW yang mengetahui secara cermat kemiskinan warga lingkungannya.

“Verifikasi yang dilakukan RT dan RW lebih akurat,” tandasnya.

Termasuk pemberian bantuan dan pemberdayaan menjadi hal yang penting dengan memberdayakan RT.

“Keluarga miskin, harus diberi pekerjaan sehingga ada penghargaan, karena untuk dapat duit harus bekerja, tidak hanya dikasih,” pungkasnya.

Dalam rakor ini, Wagub Heru juga melakukan telekonfren dengan warga masyarakat Kaligiri Kecamatan Sirampog.

Telekonfren berlangsung sekitar 10 menit dengan kepala desa, juga dengan warga dan tokoh masyarakat setempat. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi