BrebesNews.Co 31 December 2017 Read More →

Integrasi Kampung KB, Edi Sukotjo : Penduduk tak Berkualitas Jadi Beban Negara

Acara Integrasi kampung KB bersama Mitra Kerja 2017 di Desa Cenang Kecamatan Songgom dan Desa Kendawa Kecamatan Jatibarang

BREBESNEWS.co – Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Sejahtera Dan Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Edy Sukotjo, mengungkapkan penduduk yang banyak bila tidak berkualitas akan jadi beban Negara.

“Untuk itu, seluruh pihak dari berbagai elemen harus bersama-sama mampu mengendalikan penduduk dan menciptakan penduduk yang berkualitas,” ujarnya lagi saat menyampaikan materi Integrasi kampung KB bersama Mitra Kerja 2017 di Desa Cenang Kecamatan Songgom dan Desa Kendawa Kecamatan Jatibarang, Jumat (29/12/2017) kemarin.

Mengikuti KB, kata Edy, merupakan langkah cepat dan tepat untuk mengendalikan penduduk dan menciptakan keluarga berkualitas.

Dengan adanya Kampung KB, akan menjadi contoh bagi kampung kampung lainnya dalam menciptakan keluarga berkualitas.

“Untuk itu, Pasangan Usia Subur (PUS) di Kampung KB harus mencapai 100 persen dalam keikutsertaan ber-KB,” jelasnya.

Dengan integrasi kampung KB, lanjutnya, dapat mendorong warga dapat mengetahui sekaligus kehidupan ber-KB.

Ada banyak alternatif alat kontrasepsi yang dapat dipilih untuk perempuan maupun laki laki. Paling aman dengan menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, Implant, dan MOP/MOW.

Dia menjelaskan, Kampung KB tidak hanya menangani persoalan pasang memasang alat kontrasepsi saja. Tetapi lebih ditekankan pada pembinaan dengan kelompok binaan seperti Kelompok Bina Kelompok Balita (BKB), Bina Kelompok Remaja (BKR), dan Bina Kelompok Lansia (BKL).

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Penduduk Perlindugnan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes Hj Farikha menjelaskan, di Indonesia terjadi angka kelahiran 70-80 tiap hari.

“Maka masalah kependudukan menjadi makin rumit bila tidak dikendalikan bersama-sama,” terang Farikha.

Penduduk yang besar penuh permasalahan termasuk kesehatan, kebutuhan ekonomi, lahan pangan, papan, sandang, dan berbagai kebutuhan manusia akan menjadi problema bersama.

“Integrasi Kampung KB, menjadi lahan solusi bersama menangani berbagai problema kependudukan. Kita harus guyub rukun saling berkontribusi secara sinergi dan integral,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, ditampilkan berbagai kesenian warga kampung serta diberikan berbagai hadiah. Kepada hadirin yang bisa menjawab pertanyaan terkait KB dan kependudukan. Hadiah berupa powerbank, HP dan sepeda gunung. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi