BrebesNews.Co 3 December 2017 Read More →

Muludan di Limbangan Brebes, Dai Muda Sukartono : 4 Tanda Cinta Rasulullah

Foto bareng anak yatim di Desa Limbangan yang mendapat santunan di pengajian hari Maulid Muhammad SAW tahun 2017

BREBESNEWS.co – Dai muda dari Tegal KH Sukartono SPdI mengungkapkan ada empat umat ciri umat Rasulullah yang mencintainya. Bila keempat cirri tersebut sudah melekat ke diri muslim maka bisa dikategorikan sebagai umat Nabi Muhammad yang saleh-saleha.

“Setiap muslim yang mencintai rosulnya, pertama mampu menegakan sholat lima waktu,” demikian disampaikan Sukartono saat memberikan tausiyah pada peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di Musholla Darussalam Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, Jumat (1/12/2017) malam.

Sholat lima waktu, katanya, adalah perintah yang diturunkan langsung dari Allah SWT ke Rosulullah. Maka umat Nabi wajib menegakannya kalau benar-benar cinta.

Kedua, banyak membaca sholawat. Bila benar-benar jatuh cinta maka sering-seringlah menyebut namanya dengan membaca sholawat. Ketiga, mengasuh anak yatim untuk mengingatkan Rosul yang juga anak yatim.

Anak yatim piatu itu, kehidupannya tidak memiliki pegangan yang kuat. Sehingga hatinya kadang rapuh, untuk itu perlu sentuhan kita sebagai warga yang memiliki kelebihan harta.

“Kalau bisa, di dalam rumah kita ada satu anak yatim yang kita angkat derajatnya. Karena kehadiran anak yatim di rumah kita akan membawa keberkahan, menjadi rumah yang terbaik dihadapan Allah SWT,” papar Kiai Sukartono yang menyampaikan ceramahnya dalam gaya khas , kocak dan pandai bermain musik dengan mulutnya.

Dan ke empat, selalu rindu rosul sehingga dadanya bergetar, ketika disebutkan nama Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Rolasan (Maulid) Nabi Muhammad SAW di Mushalla Darussalam Kelurahan Limbangan Wetan, Brebes diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu.

Santunan diberikan kepada 120 anak yatim piatu dan secara simbolis diserahkan Pengurus Mushola yang juga Ketua Panitia H Agus Wika Setyono .

H Wika menjelaskan, santunan kepada anak yatim piatu sudah menjadi tradisi tahunan Mushalla Darussalam saat peringatan Maulid Nabi.

”Pemberian santunan itu sudah berlangsung enam tahun dan setiap tahun jumlah anak yang disantuni fluktuatif,” tuturnya.

Tahun 2012 anak yatim yang diberi santunan 117 orang, kemudian pada 2013 naik menjadi 151 anak, pada 2014 menjadi 155 anak dan pada tahun 2015 menjadi 170 anak.

“Dan pada 2017 ini ada 120 anak yatim yang masing masing mendapatkan santunan Rp 150 ribu per anak,” ujar Wika memungkasi. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi