By 22 December 2017

Natal dan Tahun Baru 2017, Polri Masih Fokus Serangan Teroris

Kapolri saat konfrensi pers jelang pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, di rest area tol Brexit (Brebes Exit), Kamis (21/12/2017)

BREBESNEWS.co – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan Pengalaman pada perayaan Natal dan Tahun Baru sebelumnya telah terjadi kerawanan terorisme, pernah terjadi ledakan gereja di Solo, Jateng dan polisi ditembak.

“Meski hingga kini belum ada informasi ancaman gerakan teror tetapi kita tidak ingin ‘underestimated’ atau menganggap remeh,” katanya saat paparan jelang Hari Natal dan Tahun Baru 2017 di rest area Brexit Brebes, Kamis (21/12/2017).

Menurut Kapolri terkait ancaman teroris pihaknya saat ini sudah menangkap dalam negeri 23 orang dan 5 orang di negeri Malaysia. Pengkapan tersebut menurut Tito tidak dipublikasikan agar masyarakat tidak khawatir terhadap pengamanan tempat ibadah.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengingatkan pada ormas-ormas tidak melakukan sweeping tempat ibadah dan harus melakukan koordinasi dengan Polri.

“Upaya paksa (oleh ormas) tidak boleh terjadi. Jika memang ada hal itu maka harus dimediasikan dulu dengan Polri,” katanya.

“Kalau hanya untuk berjaga-jaga mengatasi kerawanan dan kenyamanan dalam beribadah umat kristiani pihak kepolisian membolehkan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, Polri akan melakukan operasi “Lilin Candi 2018” yang diberlakukan mulai 22 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018.

Pada pengamanan Operasi Lilin Candi 2017 itu, kata Kapolri, Polri akan melibatkan beberapa unsur, seperti pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Pada intinya, kami sepakat untuk melakukan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 agar berlangsung lancar dan aman,” pungkasnya. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi