By 7 January 2018

Irigasi Mengering, Puluhan Petani Kelurahan Pasarbatang Tanami Pohon Pisang

Para petani kelurahan Pasarbatang yang menanami pohon pisang sebagai bentuk protes karena irigasi yang mengering

BREBESNEWS.co – Akibat tak dapat jatah air aliran irigasi, puluhan petani bawang merah di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes, lakukan aksi tanami ratusan pohon pisang di sepanjang saluran irigasi sebagai bentuk protes, Jumat (5/1/2018).

Para petani beralasan, akibat kurangnya pasokan air, sungai jadi kering, dan petani tidak bisa mengairi lahan tanaman bawang merah mereka selama sebulan terakhir ini.

“Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah yang dinilai tidak serius menangani masalah irigasi yang tak kunjung teraliri air,” kata seorang petani, Amin Tarjono (45) kepada sejumlah wartawan.

Ia mengaku kecewa lantaran saat musim hujan ini, saluran irigasi malah kering kerontang. Rimbunan rumput dan tumbuhan liar juga menutupi saluran irigasi.

Amin menandaskan, tanaman bawang seluas 2 hektare miliknya terancam gagal panen akibat tidak ada pasokan air.

“Padahal tanaman bawangnya sedang membutuhkan air,” kata Amin.

“Kalau musim kemarau, kami maklum terjadi kekeringan. Lha ini musim hujan, kami tetap tidak bisa mendapatkan air,” ujarnya lagi.

Berdasarkan pantauan, pohon pisang ditanam di sepanjang saluran irigas dengan panjang sekitar dua hingga tiga kilometer hingga ke Desa Pagejugan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kabupaten Brebes, Muhamad Taulani menjelaskan, saat ini sedang dilakukan proyek saluran air di daerah irigasi Sungai Pemali.

“Jadi distribusi air ke areal pesawahan mengalami gangguan,” tandasnya.

Karena itu, kata dia, pasokan irigasi menggunakan sistem bergilir di semua daerah irigasi Sungai Pemali.

“Polanya, empat hari mengalir, tiga hari dihentikan,” kata Taulani.

Ia pun meminta kepada para petani agar bersabar jika pihaknya saat ini sedang bekerja secara maksimal.

“Mudah-mudahan pekan depan sudah mulai ada pengaliran air, hingga penggiliran air untuk saluran irigasi kembali normal,” tandas Taulani. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi