By 19 January 2018

Kerap Akibatkan Banjir, PT Waskita di Protes Puluhan Warga Lembarawa

Puluhan warga Lembarawa Kecamatan Brebes yang datangi para pekerja dari PT Waskita terkait dampak banjir akibat pengerjaan tol

BREBESNEWS.co – PT Waskita, penggarap jalan tol lanjutan Brebes timur – Batang, Jumat siang (19/1/201) diprotes puluhan warga Desa Lembarawa, Kecamatan Brebes.

Pasalnya warga merasa kesal, karena dengan di bangunnya jembatan tol, mengakibatkan pemukiman warga di sekitar area pembangunan sering kebanjiran bila datang hujan.

Kepala Desa Lembarawa, Darkian, yang ikut dalam aksi itu mengatakan, akibat gorong- gorong tertutup pembangunan jalan tol, saluran irigasi tidak lancar dan mengakibatkan banjir.

“Kalau hujan, sering akibatkan banjir hingga ketinggian dada orang dewasa,” ucap Darkian kepada sejumlah awak media.

Berdasarkan catatan pihak desa, ada sekitar 300 rumah warga yang terkena banjir, akibat efek pembangunan jalan tol tersebut.

Warga menuntut pelaksana proyek tol bertanggung jawab atas dampak yang terjadi di desa itu.

Mereka menuntut pelaksana proyek tol membangun saluran air sehingga air tidak menggenang serta lancar menuju ke arah utara atau ke hilir.

“Jika besok itu tidak direalisasikan, warga akan kembali turun ke jalan dengan warga yang lebih banyak dan mengancam menutup proyek tol ini,” tegasnya.

Sementara, pelaksana proyek tol dari PT Waskita, Muhammad Irfan Maulana yang menemui para warga pemrotes menyatakan, pihaknya siap melakukan pembangunan saluran air baru di bawah jalan layang tol mulai besok pagi.

“Ya, akan segera dilaksanakan keinganan warga,” ujar Irfan.

Pembangunan saluran irigasi di titik KM 290 jalan tol Pejagan- Pemalang seksi III.

Menurut Irfan, pembangunan irigasi memakan waktu sekitar dua pekan. Sedangkan model saluran irigasi yang akan dibangun yakni tanpa tutup di atasnya.

“Saluran akan dibangun dengan tinggi lima meter, dan lebar tiga meter. Sedangkan untuk panjang menyesuaikan di lapangan,” tuturnya.

Kesepakatan itu tertulis hitam di atas putih dengan tanda tangan pihak pelaksana tol di atas materai.

Setelah ada kesepakatan, puluhan warga Lembarawa akhirnya membubarkan diri. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi