By 12 January 2018

Lari dari Rumah Majikan di Batam, Wanita asal Larangan ini Ditangkap

Suriyah (32) PRT yang melarikan diri dari majikannya di Batam berikut barang bukti berupa perhiasan emas dan kalung yang di gondolnya

BREBESNEWS.co – Suriyah (32) perempuan asal Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Brebes ini terpaksa harus ber-urusan dengan pihak kepolisian.

Pasalanya dia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Batam Kepulauan Riau, melarikan diri dari rumah dan dituduh menggondol harta milik majikannya.

Kejadian tersebut terungkap berdasarkan informasi yang di unggah dari akun Facebook Maskudri masQd, berikut foto dan KTP milik pelaku.

Dalam unggahan facebook tersebut, Maskudri mengabarkan kalau asisten rumah tangganya yang berasal dari Larangan Brebes, telah meninggalkan rumah.

Bahkan PRT  yang diketahui bernama Suriyah (seperti yang tertera di kartu KTP) sudah mentelantarkan anaknya yang masih kecil.

Selain barang-barang miliknya juga hilang, seperti perhiasan mas berupa kalung dan gelang, beserta perangkat HP yang diduga telah digondol pembantunya.

Begitu mendapat kabar dari medsos itu, jajaran Polsek Larangan langsung meluncur ke TKP untuk mengamankan Suriyah dan membawanya ke Balaidesa Rengaspendawa, Kamis siang, (11/ 1/ 2018) sekira pukul 12.00 WIB.

Sesampainya di Balaidesa, Polisi dan perangkat desa menggeledah barang bawaan Suriyah. Dan di dalam tasnya ditemukan dua telepon genggam dan sejumlah perhiasan seperti kalung, gelang dan sejumlah uang hasil penjualan sebagian perhiasan itu.

Kapolsek Larangan AKP Joko Witanto dalam keterangannya mengatakan, pencurian dilakukan di wilayah hukum Resor Kota Barelang (Batam-Rempang-Galang).

“Dia bekerja sebagai PRT di Batam, jadi kita langsung lakukan koordinasi antar Polres, kemudian pelaku kita serahkan ke Polsek setempat, karena kejadian berlangsung di sana,” jelas Joko Witanto saat dihubungi via WA nya, Jumat (12/1/2018).

Menurut Joko, karena deliktinya tidak di wilayah hukum Brebes, Polres hanya menangkapnya.

“Saat ini pelaku tengah dalam pemeriksaan lebih lanjut dan akan dilakukan proses penyerahan kepada Polresta Barelang di Kepulauan Riau,” ujarnya.

“Pelaku akan di kirim ke wilayah hukum diamana pelaku melakukan perbuatannya,” tandas Joko. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal