By 2 January 2018

Penyerahan DPA APBD 2018, Idza : Sistem Uang Non Tunai akan Cegah Korupsi

Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan APBD Tahun 2018, di Pendopo

BREBESNEWS.co – Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH memerintahkan kepada Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk segera mengembalikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada rakyat dengan menggelar kegiatan.

“Jangan tunggu waktu untuk merealisasikan program kerja, apalagi menunggu sampai akhir tahun,” ujar Idza saat Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD dan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan APBD Tahun 2018, di Pendopo, Selasa (2/1/2018).

Idza juga menekankan untuk menyelesaikan aset yang masih saja belum tuntas. Menurutnya masih ada tiga SKPD yang nilai asetnya masih berwarna kuning, artinya belum selesai sepenuhnya di tahun 2017.

“Padahal, Brebes harus meraih Opini Wajar tanpa pengecualian (WTP),”ucap Idza

Untuk itu, lanjut Idza, laporan keuangan harus memberikan informasi yang bebas dari salah saji material.

“Kita harus menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan,” tukas Idza.

Idza menyatakan Pemkab Brebes juga saat ini mengimplementasikan transaksi keuangan non tunai sehingga terjadi peningkatan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

Hal ini juga untuk mencegah terjadinya penyelewengan dan korupsi keuangan daerah.

“Nantinya, semua lewat sistem yang dipakai oleh perbankan sehingga tidak ada lagi hubungan antarpersonal,” kata Idza.

Menurut Idza, sistem ini akan langsung tercatat di kas daerah untuk menghindari adanya penyimpangan dan penyalahgunaan.

“Dalam sistem, pihaknya menggandeng Perbankan. Tentunya untuk menekan angka korupsi. Semua harus komitmen dan integritas yang dikedepankan,” ajak Idza.

Bupati juga mengatakan kalau dirinya komitmen memberikan reward and punishment kepada seluruh PNS.

Peningkatan pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) di tahun 2018 merupakan bentuk pemberian penghargaan dan juga bagi yang melanggar aturan kepegawaian tidak segan segan diberi sanksi.

Pendapatan Daerah turun

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Emastoni Ezam menjelaskan, penyerahan DPA SKPD dan Penandatangan Pakta Integritas menandai dimulainya pelaksanaan APBD 2018.

Dengan tujuan menjadi pedoman pelaksanaan anggaran tahun 2018 yang disusun sesuai dengan perencanaan program kegiatan pada masing-masing SKPD.

“Dengan diterimanya DPA SKPD, para Kepala SKPD sudah dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tertuang dalam dokumen tersebut,” ungkapnya.

Dilaporkan Emastoni, Pendapatan Daerah tahun anggaran 2018 sebesar Rp 2.814.882.461.000,- turun sebesar Rp 60.898.345.000,- atau 2,16 persen.

Bila dibandingkan pendapatan daerah tahun anggaran 2017 setelah perubahan sebesar Rp 2.875.777.806.000,-.

Penurunan disebabkan belum dianggarkannya bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2017 sebesar Rp 75.382.190.000,-

Sedangkan Belanja Daerah tahun anggaran 2018 dianggarkan sebesar Rp 2.833.645.748.000,- turun sebesar Rp 117.177.494.000 atau 4,14 persen. Bila dibandingkan belanja tahun 2017 perubahan sebesar Rp 2.950.823.242.000,-

Penurunan belanja disamping belum dianggarkannya alokasi bantuan keuangan dari pemerintah provinsi Jawa Tengah, juga disebabkan berkurangnya dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2018 serta dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak.

Lebih lanjut Emastoni menerangkan, perbandingan antara penerimaan dan belanja tahun ini terjadi deficit anggaran sebesar Rp 18.763.287.000,- yang direncanakan akan ditutup dengan surplus pembiayaan sebesar Rp 18.763.287.000,-, (ILMIE)

Posted in: Pemerintahan