By 12 February 2018

Banjir Kepung Brebes, 2 Tercatat Meninggal jadi Korban Banjir

Permukaan sungai Pemali di zona merah atau bahaya

BREBESNEWS.co – Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Brebes pada Minggu malam (11/2/2018) hingga Senin pagi (12/2/2018), menyebabkan permukaan sungai Pemali naik pada zona merah.

Dibeberapa titik terjadi luapan dan rembesan pada tanggul Pemali, antaranya di tanggul Pemali di Desa Kedung Tukang Kecamatan Jatibarang, Desa Tengki dan Desa Terlangu Kecamatan Brebes, serta tanggul di Desa Sisalam dan Jagalempeni Kecamatan Wanasari.

Selain air menggenangi ribuan pemukiman penduduk di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Brebes, Kecamatan Jatibarang dang Kecamatan Wanasari, banjir juga menggenangi persawahan dan badan jalan.

Sehingga memacetkan perjalanan baik roda empat maupun roda dua, seperti di jalan Brebes – Jatibarang dan Pebatan Wanasari – Rengaspendawa Larangan.

2 korban tewas

Evakuasi korban tewas tenggelam di gorong-gorong di Desa Tengki atasnama Pendi (30)

Sementara itu, akibat banjir ini diinformasikan dua korban tewas yakni atas nama Khoerunisa binti Darjo, 12 tahun pelajar warga Dukuh Bayur Desa Bojong RT 13/ RW 03 Kecamatan Jatibarang .

Korban dilaporkan meninggal, saat korban bermain di samping rumah. Korban tidak menyadari ada selokan lalu korban tergelincir masuk selokan karena korban tidak bisa berenang maka tenggela.

Korban di perkirakan tenggelam ± pukul 08.00 WIB dan di temukan pukul 08.30 WIB, oleh keluarga korban rencananya mau di bawa ke Puskesmas Jatibarang. Namun sebelum sampai di Puskesmas Klikiran korban di katakan sudah meninggal.

Korban kedua yakni atasnama Pendi (35) warga Desa Tengki Kecamatan Brebes.

Pendi meninggal setelah mencoba membetulkan gorong-gorong sungai Pemali yang mengarah ke sawah penduduk.

Namun naas, baru saja turun ke air, Pendi malah tersedot ke gorong-gorong tersebut, hingga akhirnya setelah ditemukan korban sudah tewas. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi