BrebesNews.Co 25 February 2018 Read More →

Banjir Losari, 42 Sekolah Alami Porak Poranda

SMPN 1 Losari saat terendam banjir, Jumat kemarin akibat jebolnys tanggul sungai Cisanggarung

BREBESNEWS.co -Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Losari Takwid, menjelaskan kalau fasilitas pendidikan di wilayahnya lumpuh akibat banjir yang menerjangnya,Jumat (23/2/2018) kemarin.

Berdasarkan catatanya, ada 42 sekolah yang keadaanya porak piranda.

Sekolah tersebut, terdiri dari 18 sekolah umum dan 24 Madrasah serta kantor UPTD setempat porakporanda sehingga berbagai dokumen pendidikan pun ikut terendam dan hanyut terbawa arus.

“Sungguh memilukan banjir Losari ini, setidaknya butuh seminggu untuk rekondisi normal fasilitas pendidikan di wilayahnya,” tutur Takwid disela membersihkan SD Bojongsari 01, Ahad (25/2/2018).

Dia menjelaskan, SD yang rusak parah yakni SD Losari kidul SD 1, SD2 dan SD 3.

Pekauman, Kedungneng 1, 2, Babakan 1, 2, Bojongari 1,2, Karangsambung 1, Babakan 1,2, Kalibuntu 1 dan 2.

Yang terparah, kata Takwid, beberapa SD penuh dengan lumpur seperti SD Bojongsari 1, kondisi lumpur dihalaman setebal 30 cm sedangkan didalam kelas setinggi 5-10 cm,

SD Bojongsari 2 dan SD Karangsambung 1 lumpur di halaman 10 cm dikelas 3 cm, SD Babakan 1 lumpur di haoaman 15 cm dan di kelas 5 cm, SD Babakan 2, lumpur menyatu dengan tanah karena belum di favingblock.

Di SD Babakan 2, tembok keliling sepanjang  30 meter roboh.

Sementara di SD Kalibuntu 1 tinggi lumpur di halaman setinggi 15 cm dan di dalam kelas 3 cm, di SD Kalibuntu 2 lumpur di halamam 30 cm dan di kelas 5 cm. Di SD Losari Kidul 2 tinggi lumpur di halaman 30 dan di kelas 10 cm.

“Dokumen rusak semua, termasuk barang dan alat ekektronik, laptop dan lain lain,” tuturnya.

Kantor UPTD hingga kini masih tergenang air setinggi 40 cm. SMP 1, SMA 1 juga masih tergenang karena menyatu dengan tambak dan sawah.

“Kami mohon bantuan Damkar atau PDAM untuk menyemprot lumpur yang memenuhi ruang kelas,” pimtanya.

Terpisah, Sekretaris Majelis Wakil Cabang (MWC) Losari Sayidin menambahkan, fasilitas pendidikan Islam juga tidak kalah porak porandanya.

Seperti menimpa  MTs Nurul Huda Kalibuntu, SMP Al Fatih Dukuh Bojong Kalibuntu, MI Darunnajah Dukuh Bojong Kalibuntu, SMK Nurul Huda Kalibuntu, MI Al Hidayah Prapag Kidul, SMP Islam Losari, SMK Islam Diponegoro dan MA NU 1 Losari.

“Setidaknya ada 14 MI, 6 MTs, 4 SMA, MA dan SMK,” ujar Sekretaris MWC NU Losari Sayidin.

Sayidin menjelaskan, di MA NU sarana dan prasarana hancur termasuk meja kursi, komputer, dan lemari.

Meja belajar yang dimiliki MA NU mayoritas terbuat dari harbord yang tidak tahan air, otomatis hancur lebur. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan