By 14 February 2018

Diperiksa Kejiwaan, Suami Pembunuh Istri dan Bayinya Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka pembunuh istri dan anak bayinya (berkaos biru) saat menjalanbi test kejiwaan oleh psykolog yang didatangkan pihak Polres Brebes

BREBESNEWS.co – Tersangka pembunuhan istri berikut anak bayinya di Dusun Kertasari Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba Brebes, yang tak lain adalah suaminya sendiri Tarmuji (35), saat ini kesehatan jiwanya tengah diperiksa pihak psikolog.

Pemeriksaan tersangka, karena diduga mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh istrinya sendiri yang dinikahi secara sah serta buah hatinya bernama Dimas yang berusia 14 bulan.

Pelaku diperkisa oleh psykolog di depan anggota Reskrim Unit I Polres Brebes, Rabu siang (14/2/2018).

Kasatserse Polres Brebes AKP Arwansa, kepada beberapa awak media menuturkan, pihaknya masih medalami tahap pengembangan motif tersangka kenapa sang suami yang juga bapak dari seorang bayi tega melakukan dengan cara di mutilasi.

“Selanjutnya,apabila terbukti normal tersangka dikenakan pasal 44 ayat 3 KUHP dan UU RI no tahun 2016 tentang Perlindungan anak.Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” jelas Arwansa.

Sementara usai temu wicara dengn tersangka, itu asinten psikolog, Desi Aniawati mengatakan kondisi sementara normal, karena komunikasi lancar.

Namun tersangka agak tertutup dan tidak terlalu banyak berbicara.

“Kita belum bisa pastikan tersangka normal atau tidak karena masih tahap pertama pemeriksaan. Komunikasi tersangka normal walau sedikit tertutup dan tidak banyak bicara,” tandas Desi.

Hasil Otopsi

Sementara itu hasil otopsi dari pihak kedokteran Polda yang dilakukan di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Brebes menyebutkan, Koniti (35) sang istri korban pembunuhan mengalami kekerasan dikepalanya dengan, pelaku menghantamkan cobek (layah) ke keningnya sebanyak 3 kali.

Setelah tahu istrinya sudah meninggal, baru anaknya bernama Dimas ( 14 bulan ) pelaku yang merupakan bapak kandungnya menggorok leher sang bayi pakai pisau dapur, lalu membuangnya di belakang rumah dengan di uruk tumpukan sampah. (HENDRIK)

Posted in: Kriminal