By 20 February 2018

Lagi, Dua Sungai di Brebes Meluap, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Kondisi rumah di Dukuh Bayur Desa Bojong Kecamatan Jatibarang yang terendam banjir limpasan dari sungai Pemali

BREBESNEWS.co – – Setelah sempat surut akibat banjir yang melanda Seminggu lalu, Selasa (20/2/2018) banjir kembali melanda tiga kecamatan di Kabupaten Brebes.

Banjir disebabkan dua sungai besar di Brebes meluap yakni Sungai Pemali dan Sungai Cisanggarung di wilayah Losari Brebes.

Desa yang terendam di dua kecamatan ini antara lain Desa Kedungtukang, Buaran, Dukuh Bayur Desa Bojong, Kebogadung (Jatibarang), dan Terlangu (Brebes).

“Dari data sementara, di wilayah kami ada empat desa yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Pemali. Tercatat sebanyak 580 rumah warga terendam,” kata Plt Camat Jatibarang, Subagyo.

Dia menjelaskan, dari empat desa yang terdampak, kondisi Desa Kebogadung paling parah. Tercatat ada 400 rumah warga terendam.

Sedangkan di Desa Kedungtukang sebanyak 30 rumah warga, Desa Buaran 50 rumah dan Desa Bojong 100 rumah.

“Ketinggian air dikisaran paha orang dewasa atau antara 1-1,5 meter,” ucapnya.

Warga yang rumahnya terendam juga terpaksa mengungsi di beberapa tempat yang lebih aman, seperti masjid atau mushala.

Berdasarkan data dilapangan, di Kecamatan Brebes, akibat limpasan arus sungai Pemali, Selasa siangnya, di Desa Terlangu ratusan rumah juga tercatat terendam air. Sedangkan di tetangga desa sebelah timurnya Desa Lengkokong masuk wilayah Kecamatan Wanasari ratusan rumah juga terendam air.

Ar bahkan melimpas ke jalan hingga merendam jalan antara Brebes – Jatibarang.

Sementara, luapan Sungai Cisanggarung perbatasan Brebes – Cirebon Jawa Barat menyebabkan enam desa di Kecamatan Losari terendam.

“Banjir akibatkan sungai besar yang berada di perbatasan Jateng dan Jabar itu meluap. Enam desa terkena dampak,” kata Camat Losari, Imam Tauhid.

Enam desa itu antara lain Desa Karangsambung, Bojongsari, Babakan, Kalibuntu, Pekauman dan Losari Kidul.

Ada sekitar 60 rumah warga yang terendam, kebanyakan di Desa Bojongsari. Sedangkan di desa lainnya, banjir menggenangi areal pesawahan dan jalan desa.

Ketinggian air di wilayah itu antara 40- 50 sentimeter.

“Meski demikian, hingga kini tidak ada warga yang mengungsi,” tandas Imam. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi