By 24 February 2018

Kadinsos Brebes : Puluhan Ribu Warga Losari Masih Terisolir

Tingginya debit air memaksa warga Desa Kalibuntu Kecamatan Lisari berlindung di atap rumah,

BREBESNEWS.co – Hingga hari ini, Jumat (24/2/2018), atau tepatnya hari kedua sejak banjir melanda Kecamatan Losari dan sekitarnya, puluhan ribu warga terdampak masih dinyatakan terisolir.

Hal tersebut akibat minimnya sarana evakuasi seperti perahu karet.

Banjir Losari terjadi akibat melimpahnya kali Cisanggarung menggenangi bebetapa desa, antaranya Desa Bojongsari, Babakan, Karangeneng, Kalibuntu, Losari kidul, Losari lor, Randusari, Kauman, Limbangan, Kecipir, Prapag lor, Prapag kidul, Pengabean dan Karangdempel.

“Di Kalibuntu dan Bojongsari, masih banyak warga terisolir karena evakuasi membutuhkan kapal bermesin. Hal ini karena masih derasnya arus banjir,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Brebes Syamsul Qomar.

Puluhan ribu warga terus dievakuasi oleh Tentara, polisi, Banser dan Tanggap Bencana (Tagana) ke posko pengungsian.

Pengungsian dipusatkan antara lain di Puskesmas Losari, Rumah bersalin Bidan Yusuf, masjid Mushafa Losari Lor.

Bencana banjir Losari disikapi pula dengan membuka dapur umum untuk korban banjir.

Dapur umum dibuka untuk menyediakan makanan bagi warga Losar yang terjebak banjir sejak Jumat (24/2) dinihari.

Posko dapur umum bertempat di Puskesmas Losari.

“Sejak pagi, ribuan warga tetjebak banjir yang tentunya sulit mendapatkan makanan,” tutur Syamsul Qomar di lokasi banjir.

Bersama sama anggota pramuka, tagana, dan pemuda ansor, mereka bahu membahu membuat nasi bungkus yang selanjutnya oleh Banser didistribusikan ke pengungsian.

Selain itu, disarankan pengendara melewati tol Pejagan – Kanci. Karena depan polsek Losari air sudah menggenangi jalan raya pantura hingga perbatasan Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan, Pantura macet total sejak, Kamid 23 Februari  jam 13.00 kemarin, hingga berita ini diturunkan.

Dalam peristiwa banjir ini juga tercatat 2 orang tewas, atas nama ibu Mutmainah (35),  dan anak perempuanya 13 tahun yang masih hilang terseret arus banjir. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi