BrebesNews.Co 14 February 2018 Read More →

Tangani Banjir, Enceng Gondok dan Perangkap Udang Liar Ditertibkan

Karya bhakti tertibkan enceng gondok dan perangkap udang liar doi sepanjang sungai Sigeleng antara Limbangan Kulan sampai Desa Randusanga Kecamatan Brebes yang diprakarsai TNI Kodim Brebes

BREBESNEWS.co – Tiga hari pasca banjir Brebes 12 Februari 2018 kemarin, beberapa desa terdampak masih menyisakan genangan air dari luapan Sungai Pemali.

Dari pantauan desa yang belum kering total diantaranya adalah Desa Krasak, Kelurahan Gandasuli, Limbangan Kulon dan Limbangan Wetan dan Kaligangsa, dan Kelurahan Pasarbatang di perumahan Griya Praja.

Ketinggian air bervareasi antara 20 sampai dengan 50 ditempat yang terendah.

Untuk proses penyurutan air agar lebih cepat, personel gabungan kurang lebih sebanyak 500 orang yang terdiri TNI anggota Kodim 0713/Brebes yang diperkuat BKO dari Yonif 407/Phadma Kusuma menggelar karya bhakti TNI berupa pembersihan DAS Sigeleng dari sampah, enceng gondok serta tambak udang liar warga.

Kegiatan ini juga bersinergi dengan anggota dari Polres Brebes, relawan BPBD Brebes, anggota Linmas dan Satpol PP Brebes, serta relawan dari Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes.

Disamping itu partisasi warga sekitar di sepanjang aliran sungai Sigeleng Desa Randusanga Kulon Kecamatan Brebes yang dimulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB. Rabu (14/2/2018).

Menurut Dandim Brebes, Letkol Hariono Hadi pembersihan saluran irigasi Sungai Sigeleng dari sampah dan tanaman enceng gondok, merupakan langkah penting guna menghantarkan air banjir kemarin ke muara Pantai Randusanga Kulon.

“Sehingga diharapkan air banjir yang masih menggenangi warga di beberapa desa di Kecamatan Brebes Kota segera surut,” ujarnya di sela-sela karya bhakti tersebut.

Menurut Hadi, pihaknya juga mengangkat bambu maupun jaring tangkapan udang liar di dalam saluran irigasi Sigeleng

“Hal itu karena jaring dan patok tambak dari bambu maupun kayu dapat menimbulkan penumpukan sampah hingga air tertahan  tidak lancar ke laut,” ungkapnya lagi.

Sementara untuk rencana kedua, imbuh Hadi, sasaran karya bhakti adalah peninggian tanggul Sungai Pemali di beberapa titik luapan air kemarin di Desa Terlangu Kecamatan Brebes yang juga tergerus akibat banjir dengan menggunakan karung berisikan tanah.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes, Drs. Edi Kusmanto mengungkapkan maraknya tanggul sungai yang jebol, perlu segera dilakukan koordinasi dengan pihak terkait agar sepanjang bantaran sungai ditanami tanaman keras guna menahan tanggul agar tidak longsor. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi