BrebesNews.Co 10 March 2018 Read More →

Anggota DPR-RI, Agung Widyantoro : NU Perlu Bentuk Petani Santri

Anggota DPRRI dari Komisi 4 Agung Widyantoro saat memberi sambutan di acara Konfrenasi Majelis Wakil Cabang NU Jatibarang Brebes

BREBESNEWS.co – Anggota Komisi 4 DPR RI bidang pertanian H Agung Widyantoro mengajak kepada Nahdliyyin (warga NU) untuk membentuk kelompok tani santri.

Kelompok Tani ini, bisa berkiprah untuk menjembatani petani Nahdliyyin dengan pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.

“Petani itu pemilik negeri, jadi harus berbuat yang terbaik untuk negerinya dengan kedaulatan dan kemandirian pangan,” ajak Agung saatmemberi  sambutan pada Konferensi Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Jatibarang, Brebes di Gedung Serba Guna Al Ittihad, Jatibarang, Sabtu (10/3/2018).

Semangat petani santri, lanjut Agung, sangat tangguh dan bagus sehingga diharapkan bisa lebih produktif, memadai dalam meningkatkan hasil tani supaya tidak lagi impor.

“Kita harus bisa memenuhi kebutuhan negeri sendiri dengan semangat santri yang tidak gampang menyerah,” ucap anggota DPRRI dari Dapil 9 (Brebes, Tegal Kota dan Kabupaten Tegal) ini.

Dia melihat, era sekarang banjir makanan dari hasil tanaman yang mayoritas berasal dari bahan impor. Padahal kita memiliki petani petani tangguh dari para santri.

Agung berjanji akan memberikan fasilitas kelompok tani santri untuk peningkatan produktivitas pertanian. Semisal traktor, diesel, dan alat pertanian lainnya.

“Bentuklah sebanyak banyaknya kelompok tani santri di seluruh Kabupaten Brebes, agar pertanian kita tetap tangguh, kuat dan canggih,” ajak Agung yang juga mantan Bupati Brebes.

Ketua panitia Konferensi H Ali Mursidi SPdi menjelaskan, Konferensi diikuti 145 peserta dari 22 ranting se Kecamatan Jatibarang.

Sementara itu, dalam Konfrensi Majelis Wakil Cabang NU Jatibarang memunculkan duet KH Farikhin Mashadi sebagai Ketua Rois Syuriah Mejelis Wakil Cabang (MWC), dan dan Drs H Afifullah sebagai pemimpin Tanfidz Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Jatibarang  untuk masa khidmat 2018-2023.

Mereka menggantikan KH Abdullatif Syafii (Ketua Rois Syuriah) dan KH Mukhidin (Tanfidz) yang telah mendarmabaktikan selama 5 tahun. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi