BrebesNews.Co 19 March 2018 Read More →

Diduga Soal Asmara, Remaja Desa Kertasinduyasa Ditemukan Tewas Menggantung

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Diduga gara-gara tersangkut asmara, Muhamad Mahesa alias UWI seorang remaja 17 tahun asal Desa Kertasinduyasa RT 03 / RW01 Kecamatan Jatibarang, nekad akhiri hidupnya dengan menggantung diri.

Jasadnya, ditemukan menggantung dengan seutas tali pengikat kambing dikamarnya, Minggu malam (18/3/2018) sekira pukul 08.00 WIB, berikut surat yang di tulis di secarik kertas, yang bertema tentang persoalan asmaranya.

Jenazah korban saat dibaringkan di keranda

Berdasarkan Informasi yang dari informasi Facebooker Brebes, Jefri Kurniawan, seperti yang di kutip di FBNews.com, menyebutkan, korban Muhammad Mahesa alias UWI, itu ditemukan sudah dalam keadaan tewas menggantung oleh ayahnya, Samsuri.

Samsuri kaget setelah melihat anaknya tergantung dikamar dengan tali yang biasa untuk mengikat kambing.

Selain itu, Samsuri juga menemukan sepucuk surat wasiat dari anaknya, di selembar kertas dengan bahasa Brebesan, yang berbunyi tentang persoalan anaknya tersebut.

Berikut bunyi surat yang ditulis sang korban UWI ;

Maaf mah, maaf pah
Nyong pengin lunga
_De, angger mamas wis mati, Nko jam 8 kie, koe telfonViana ya de.
Piana dimein kabar, bahwa nyong ke mati.
Tapi ngko nomong mama de aja koe.
Dijelasna kabeh maring Viana bahwa nyong ke sayang karo Viana.
Nko mama ngomong Viana ya ma, nyong pengin Viana Ngalyad.

“Surate ana mas digawa polisi, surate monine, Mak kie aku mati Jam 8 bar Isya. Surate kaya kue mas,” ujar Samsuri.

Sementara berdasarkan temuan secarik surat itu, motif bunuh diri diduga soal asmara atau persoalan pacaran.

Kasus tewasnya Muhamad Mahesa, kini sudah ditangani pihak Polsek Jatibarang. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi