BrebesNews.Co 21 March 2018 Read More →

Imbas Longsor, 3 Jalur Alternatif Pengganti Jalan Gunung Lio Disiapkan

Tim survei saat menyusuri jalan yang terdampak akibat bencana longsor Pasir Panjang Kecamatan Salem Februari lalu

BREBESNEWS.co – Pasca longsor di kawasan Gunung Lio Kecamatan Salem yang memutus jalan propinsi, yang menghubungkan antara Kecamatan Banjarharjo-Salem-Bumiayu maupun Kuningan Jawa Barat, hingga kini kondisinya masih belum diperbaiki.

Menghadapi kondisi inilah, tim Litbang Binamarga Propinsi Jateng, yang didampingi Dandim 0713/Brebes, Selasa siang (20/3/2018) sekira pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, melaksanakan survey di jalan lintas provinsi Kecamatan Salem-Banjarharjo-Bumiayu-Kuningan tersebut.

Survey dilakukan mulai dari Desa Pasirpanjang hingga Kampung Ciwindu, dilanjutkan menuju Desa Wanoja dan dikahiri meninjau mahkota longsor di Gunung Lio dengan menempuh perjalanan sejauh 7,26 Km.

 

Kondisi sepanjangj alan Gunung Lio sekaranga pasca longsor

3 jalur alternartif

Menurut Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Ahmad Hadi Hariono mengatakan, survey ini dilakukan untuk memberikan pilihan jalur pengganti jalan propinsi yang hilang akibat longsor kemarin dengan 3 alternatif jalur.

Adapun tiga jalur alternatif yang disiapkan tersebut, yang pertama adalah jalur Kampung Cikarae-Nangkagede Desa Pasir Panjang menuju hutan Gunung Lio sebelah timur jalan utama.

Alternatif kedua adalah jalur hutan Barujari ke barat mahkota longsoran menuju sebelah barat Gunung Lio.

Sedang jalur ke tiga adalah Jalur Kampung Ciwindu, Desa Wanita menuju Hutan Bleketek – Desa Cibodas Kecamatan Cibingbin, Kuningan Jawa Barat,” jelasnya.

“Dari hasil peninjauan lokasi, akan segera disampaikan ke pihak provinsi sebagai kajian dalam mengambil keputusan secepatnya,” ujar Dandim Hariono.

Sementara itu, Camat Salem, yang juga turut dalam tim survei, Apriyanto Sudarmoko, menandaskan dibuatnya jalur baru itu karena jalur yang lama sudah tidak layak lagi untuk dilewati kendaraan.

“Hal Ini sebagaimana kajian dari Tim Geologi Bandung, harus dipindah jalurnya,” ujarnya.

Hasil dari survey tersebut rencananya akan dijadikan kajian dari Tim Litbang Binamarga Provinsi Jateng guna disampaikan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Mudah-mudahan segera diambil langkah dalam pembangunan infrastruktur ruas jalan propinsi baru di Gunung Lio,” harap Apri. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi