BrebesNews.Co 7 March 2018 Read More →

Jadi Tahanan, Pencuri Motor ini Lakukan Pernikahan di Mapolres Brebes

Prosesi pernikahan salah satu tersangka pencurian motor Ade Hemawan (19) dan pasangannya Rita Harmonis (19) dengan kawalan petugas resmob Polres Brebes

BREBESNEWS.co – Hari Selasa, 6 Maret 2018 seharusnya menjadi momen paling bahagia bagi Adi Hermawan. Pemuda berusia 19 tahun asal Desa Tegalgandu Kecamatan Wanasari ini. Pasalnya dia tengah melangsungkan pernikahannya dengan Rita Harmonis, 19 tahun.

Namun sayang, pasangan muda mudi ini harus merayakan peristiwa pernikahan itu di Mapolres Brebes dengan pengawasan ketat kepolisian.

Kasus pencurian kendaraan bermotor yang melibatkan mempelai pria (Ade Hermawan-red) mengharuskan acara pernikahan itu digelar di markas kepolisian, karena Ade di cokok polisi akibat perbuatannya mencuri sepeda motor.

Acara pernikahan digelar di halaman parkir di depan kantor Satreskrim Polres Brebes. Berbagai pernak-pernik dan dekorasi pernikahan pun disiapkan.

Pengantin wanita mengenakan gaun putih dan berjilbab dengan berbagai pernak perniknya. Tak lupa pula mempelai pria yang berstatus tersangka dirias layaknya pengantin pada umumnya. Dia memakai kemeja putih dipadu jas hitam dan berpeci.

Orang tua mempelai wanita (Rita Harmonis), Sarmudi, mengungkapkan acara pernikahan ini memang tidak bisa ditunda.

“Sebab, ini sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum mempelai pria ditangkap polisi. “Memang sudah disiapkan lama,” kata dia,” katanya ke sejumlah awak media yang meliput.

Acarapun pernikahanpun dilaksanakan secara hidmat dengan prosesi ijab kabul sebagai syarat sahnya nikah. Ada pemandangan unik dimana pengantin pria tampak tesenyum malu-malu karena disaksikan oleh anggota Resmob kepolisian Brebes. Sedangkan mempelai wanita wajahnya tampak tegang.

Sebagaimana diketahui, kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang melibatkan Ade terjadi pada pertengahan Februari 2018.

Dia bersama temannya, Kamaludin warga Kalilingi Kecamatan Brebes ditangkap Tim Resmob Polres Brebes pada Kamis, 1 Maret 2018.

Kedua pelaku tersebut oleh petugas terpaksa dilumpuhkan degan tembakan karena melakukan perlawanan pada saat penangkapan oleh petugas.

Dalam aksinya mereka mencuri sepeda motor yang tengah ditinggalkan oleh pemiliknya dengan cara merusaknya dengan menggunakan kunci leter “L dan T”.

Hasil curian tersebut, selanjutnya mereke di jual ke penadah dengan harga antara 1,5 juta – 2 juta rupiah tergantung kondisi kendaraaan. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi