BrebesNews.Co 3 March 2018 Read More →

Kamis Malam, Idza Tinjau Rumah Ambruk Akibat Pergeseran Tanah di Tonjong

Bupati Brebes Idza saat berbincang dengan warga yang rumahnya ambruk akibat pergeseran tanah di Desa Rajawetan Kecamatan Tonjong

BREBESNEWS.co – Pergerakan tanah di Desa Rajawetan, Kecamatan Songgom sebenarnya sudah terjadi sejak Rabu malam (21/2/2018) silam.

Namun hingga saat ini belum mendapat penanganan khusus waktu itu karena tidak menimbulkan korban jiwa hanya mengakibatkan 39 rumah rusak.

“Saya sudah mendapat laporan tentang bencana tanah bergerak ini dari Pak Camat, tetapi baru sempat meninjau karena keterbatasan waktu dan kesempatan,” tutur Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat berbincang dengan warga Rajawaten di balai desa setempat, Kamis malam (1/3/2018).

Dia menuturkan, kalau bencana banjir dan tanah longsor cukup menyita waktu untuk peninjauan dan melakukan berbagai proses pemulihan.

“Karena keterbatasan waktu, Bupati beserta rombongan hanya melihat-lihat rumah yang rusak dan kondisi infrastruktur jalan hancur. Insya Allah, Jumat Saya ke sini lagi,” janji Bupati.

Camat Tonjong Sumarno menceritakan, peristiwa tanah bergerak di desa Rajawetan didahului hujan lebat sepanjang sore hingga malam. Tanah bergerak, setiap diguyur hujan, akibatnya rumah-rumah wargapun pondasinya ikut bergeser dan banyak yang ambruk dan dibiarkan kosong.

“Warga dengan sendirinya mengungsi ke tetangga dan kerabat di posisi yang aman,” terangnya.

Pedukuhan yang tanahnya bergerak yakni Dukuh Rajawetan I, Dukuh Gembor dan Dukuh Wanayasa.

Sementara pagi harinya, Jumat (2/3/2018) Bupati memenuhi janjinya kembali datang, dengan memberikan bantuan sembako beserta ahli geologi untuk melakukan pengkajian lebih mendalam.

“Keputusan tentang perlu tidaknya relokasi, menunggu hasil kajian akhir dari Tim ahli geologi,” paparnya.

Kades Rajawetan Ruswoyo berharap penanganan tanah bergerak tidak terlalu lama, karena warga masyarakat setiap malam siskamling karena tidak tenang.

“Setiap malam warga tidak tidur untuk menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Berdasarkan pengamatan BREBESNEWS.co, dampak pergerakan tanah di Desa Rajawetan Tonjong, bukan saja menimpa rumah penduduk namun jalan beserta lapangan bola setempat juga tanahnya mengalami retak-retak. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi