By 18 April 2018

Azkanov Bumiayu Juarai Lomba Bercerita Anak

Salahsatu kontestan peserta lomba bercerita anak SD/MI yang digelar di pendopo Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.co – Azkanov Fatimah Suniviyanto, dengan meraih nilai 995, siswa kelas V SD Islam Ta’alamul Huda Bumiayu Azkanov berhasil menjadi juara 1 dalam lomba bercerita bagi SD/MI tingkat Kabupaten Brebes.

Azka demikian biasa dipanggil, berhasil menumbangkan 22 peserta lainnya se Kabupaten Brebes saat lomba yang digelar di Mall Yogya Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (17/4/2018) kemarin.

Juara 2 dirah Alpha Nugraha Saputra dari SDN Kalierang 03 Bumiayu (979), juara 3 Ahmad Fauzan dari SDN Parereja 01 Banjarharjo (977) dan juara harapan Aqila Zahra Salsabila SDN Jatibarang Lor 02 (973).
Para juara mendapatkan piala, piagam dan sejumlah uang pembinaan.

Selain hadiah, bagi juara 1 akan menjadi duta Kabupaten Brebes dalam lomba yang sama di tingkat Provinsi pada 9 Mei 2018 mendatang.

Lomba yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Brebes tersebut diikuti 22 peserta perwakilan dari 17 Kecamatan se Kabupaten Brebes.

Gerakan litarsi dan dongeng

Menurut Kepala DKP Brebes lomba bercerita bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kegemaran budaya membaca bagi anak anak SD dan MI.

“Agar bercerita sesuai dengan alur, mengandung unsur pendidikan karakter, maka para peserta mengambil cerita rakyat dari buku yang mengandung muatan lokal,” ungkap Tatag.

Disini, lanjutnya, juri tidak hanya menilai dari unsur penampilan, cara bercerita, penguasaan materi dan kemampuan skill peserta saja.

“Oleh dewan juri, peserta juga ditanyakan tentang kebiasaan membaca, serta pengetahuan lain tentang kegemaran membaca buku,” kata Tatag.

Peserta diberi waktu selama 10 hingga 15 menit untuk bercerita dihadapan pengunjung dan peserta lain.
Sedangkan waktu pertanyaan dari dewan juri beserta jawaban peserta hanya 5 menit.

Tatag melihat, kemampuan membaca pada anak masih sangat rendah karena mereka lebih suka mendengarkan orang lain bercerita.

“Artinya, falk literacy masih lebih mengena dan diterima anak-anak ketimbang membaca,” ujarnya.

“Untuk itu, lewat kegiatan lomba bercerita pihaknya bertekad menghombinasikan gerakan literasi dengan membaca dilanjutkan dengan literasi melalui dongeng atau cerita,”pungkas Tatag menambahi. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi