BrebesNews.Co 23 April 2018 Read More →

Kasus Pembunuhan Sadis Istri dan Anaknya di Luwungragi Direkontruksi

Tarmuji sang pelaku pembunuh istri dan anak kandungnya di Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba saat di reka ulang

BREBESNEWS.co – Kasus pembunuhan dengan korban seorang istri sendiri Koniti (38) dan anaknya Dimas Adi Rizki Saputra 1 tahun di Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba, di rekontruksi atdau di reka ulang i Mapolres Brebes, Senin (23/4/2018)

Dalam peragaan rekontruksi tersebut, terdapat 11 adegan di peragakan oleh pelaku, yakni suaminya sendiri Tarmuji.

Sedang korbanya yang merupakan istrinya sendiri Koniti, diperagakan oleh seorang Polwan yang bertugas dibagian Reskrim Polres Brebes, dan korban anaknya Dimas Adi Rizki Saputra yang masih balita di ganti dengan boneka.

Proses pembunuhan

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, melalui Kanit 1 Satreskrim, Ipda Reza Firmansyah, menjelaskan dalam rekonstruksi terlihat tersangka sempat cekcok dengan istrinya pada hari Senin tanggal 12 Februari lalu.

Setelah sempat jengkel dengan percekcokan itu, pagi diniharinya, pelaku (Tarmuji) kemudian mengambil cobek atau layah ( alat untuk menyambal ) dan mengaprukannya ke kepala koniti istrinya.

Tak sampai di situ, Tarmuji juga menutupi kepala sang istri menggunakan bantal. Padahal, saat itu, tubuh istrinya sudah tak bergerak.

Selanjutnya, aksi tersangka yang gaduh itu membuat sang anak, Dimas Adi yang tengah tertidur dalam satu kamar, akhirnya terbangun dan menangis.

Tak berpikir lama, tersangka kemudian mencekik anak kandungnya sendiri itu, yang kemudian dibawa ke dapur dan dipukul di bagian lehernya menggunakan pecahan cobek yang sebelumnya digunakan untuk memukul Koniti hingga tewas.

Tak puas dengan pemukulan cobek, pelaku lalu memotong leher bayi kandungnya sendiri yang sudah tak berdaya itu menggunakan pisau.

“Tersangka mendapatkan pisau itu dari dapur yakni terletak di bawah kompor,” jelas Reza.

Usai melakukan perbuatan sadis itu, Tarmuji membuang potongan tubuh dan kepala Dimas di pekarangan belakang rumah melalui pintu belakang.

Ancaman hukuman

Usai menghabisi keduanya, tersangka sempat merokok dan berganti baju sebelum meninggalkan rumah.

Dia juga sempat bertemu dengan beberapa orang saat keluar rumah.

Namun tidak lama setelah kejadian, tersangka berhasil ditangkap di tempat tinggal asalnya yakni di rumah orang tuanya di Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Brebes.

Ditanya masalah kejiwaan tersangka, Reza menjelaskan selama penyidikan, pihaknya telah mendatangkan psikiater.

“Hasil pemeriksaan dari psikiater itu kami sudah serahkan ke pihak Kejaksaan. Nantinya mereka dan pengadilan yang memutuskan kasus tersebut,” ucap Reza.

“Karena melakukan pembunuhan, tersangka dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun,” tambahnya menandaskan. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal