BrebesNews.Co 16 April 2018 Read More →

Muslimat NU Jangan Jadi Kanca Wingking, Hanya Tahu Dapur, Sumur dan Kasur

Harlah Muslimat NU ke-72 Kabupaten Brebes, di Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh, Songgom

BREBESNEWS.co – Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr H Arja Imroni MAg mengajak Muslimat NU Brebes agar pegang teguh dan meningkatkan kualitas ukhuwah Nahdliyah.

Pasalnya, keberadaan Muslimat NU sangat penting yang telah melahirkan generasi generasi NU.yang mampu melestarikan keberadaan Muslimat NU dan NU pada umumnya.

“Zaman Now, bila tidak merawat diri dan menuntun anak anak NU, maka dikhawatirkan putra putri NU dicomot pihak lain dan NU kehilangan kader,” ujarnya saat mengisi tausiyah Harlah Muslimat NU ke-72 Kabupaten Brebes, di Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh, Songgom Brebes, Ahad (15/4/2018).

Dosen UIN Walisongo Semarang tersebut, melihat sejarah kaum perempuan masa lampau yang menempatkan perempuan pada posisi terendah dan dipandang tidak sebagai manusia.

Eksistensinya masih dipertanyakan. Zaman old memandang wanita sebagai perempuan yang tidak memiliki kemampuan. Perempuan dianggap hina sebelum datangnya Nabi.

Maka tak mustahil ketika seorang perempuan melahirkan bayi perempuan saat itu juga langsung dikubur hidup hidup, sangat jahiliyah.

Sekarangpun, pun peristiwa serupa masih terjadi hanya beda porsi bahkan lebih ganas. .

“Jahiliyah di zaman now, anak belum lahir sudah di bunuh,” tuturnya prihatin.

Syukur Alhamdulillah, kata Arja, setelah Nabi Muhammad Saw diutus Allah SWT.untuk memyempurnakan akhlak akhirnya Perempuan diangkat derajatnya.

Untuk itu perempuan harus semangat. Perempuan sekarang tidak hanya sebagai kanca wingking, tidak sekadar berputar di dapur, sumur dan kasur..

Perempuan telah menunjukan eksistensinya sebgai perempuan tangguh dalam berbagai aktivitas hebat, seprti berperan dibidang di dunia sosial, birokrasi, politik. dan lain lain.

“Tanggal 29 Maret 1946 pun masih diakui hari Muslimat,” tukasnya.

Ketua PC Muslimat NU Brebes Dra Hj Chulasoh menyampaikan Harlah Muslimat NU yang ke 72  mengambil tema meningkatkan khidmat muslimat NU dan meneguhkan NKRI damai dan sejahtera dihadiri Bupati Brebes Idza Priyanti

Dalam sambutannya, Bupati memuji keberadaan Muslimat sebagai perempuan yang hatinya lembut, dan luar biasa.

“Sentuhan lembut tangannya telah melahirkan putra putrid bangsa yang membanggakan,” tandasnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi