By 16 May 2018

Praktek Lapangan IPDN di Brebes, Bedah 5 Rumah Menjadi Layak Huni

Gambar foto rumah yang di beda hasil praktek lapangan Mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Brebes

BREBESNEWS.co – Isak tangis haru dan bahagia memecah di ruangan rumah keluarga Mohammad Faidin (60) saat berlangsungnya serah terima bedah rumah dari Gubernur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata kepada Faidin.

Keluarga Faidin berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Gubernur IPDN dan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE,MM yang menyertai penyerahan di RT 2 RW 1 Desa Kemiriambi, Jatibarang, Brebes, Rabu (16/5/2018).

Menurut Ermaya, keluarga Faidin layak dibantu karena dia menderita sakit struk sehingga tidak bisa beraktivitas apalagi bekerja.

Rumah Faidin yang tidak layak huni, dengan bantuan IPDN sebesar Rp 25 juta dan gotong royong warga setempat bisa berdiri kokoh kembali.

“Rumah keluarga Faidin dibangun kembali dengan ukuran 5 X 7 meter persegi dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi serta dapur,” tandasnya.

Bedah rumah juga dilakukan di desa Terlangu Brebes milik janda 60 tahun Durinah. Dia yang tidak bekerja dan tinggal sendiri tanpa keluarga.

Rumahnya kembali dibangun dengan ukuran 5 x 7 meter persegi dengan 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Hal yang sama dilakukan di desa Negla Losari membedah rumah milik Nurudin (70). Sebagai buruh serabutan, Nurudin tinggal bersama 3 kepala keluarga beranggotakan 8 orang.

Rumahnya yang rusak berat selanjutnya dibedah dengan luas 5,60 X 10,50 meter persegi dengan 3 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Rumah janda Sarwi (59) yang menjadi korban kebakaran di desa Bojongsari Losari juga mendapat bantuan bedah rumah dengan ukuran 5 X 7 meter persegi, 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Terakhir, rumah buruh serabutan Karyono (43) di desa Slatri Larangan dengan luas rumah 5 X 7 meter persegi, 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi.

Rumah Karyono sering kebanjiran, lantai tanah, dinding bilik, konstruksi bangunan miring, nyaris ambruk, tiang tiang lapuk

Karya lain

Selain bedah rumah, kata Prof Dr Ermaya, PL3 kali ini melakukan inovasi berupa pembuatan sistem monografi terintegrasi dinamis di Desa Randusanga Wetan.

Pembuatan website di 2 SKPD dan blog desa di sebagian besar desa tempat praja berpraktek

Ermaya mengaku bangga dengan kiprah anak asuhnya yang telah melakukan Kegiatan Praktek Lapangan Tiga (Pl III) Nindya Praja Angkatan XXVI sejak 19 April Sampai 18 Mei 2018.

Kepada Bupati, Ermaya mengucapkan terima kasih yang telah memberikan bantuan kepada praja IPDN sebanyak 429 orang yang telah usai melaksanakan Prakterk Lapanagn (PL) di Brebes.

Upacara Penutupan Praktek Lapangan III Nindya Praja dilakukan di pendopo Bupati Brebes yang ditandai dengan penandatangan berita serah terima pengembalian praja ke kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Ermaya menyatakan bahwa IPDN sekarang menerima dari sarjana lulusan manapun untuk menjadi praja selama 8 bulan.

Dari diklat tersebut, nantinya pemenuhan kebutuhan pemerintah daerah dari berbagai disiplin ilmu yang makin berkualitas.

Bupati Brebes Idza Priyanti mengucapkan terima kasih kepada Gubernur IPDN dan juga para Praja IPDN yang telah melakukan pengabdian sebulan penuh.

Idza berpesan, jangan Cuma kali ini saja hadir di Brebes. Tapi kembalilah ke Brebes dengan mengajak orang tua, teman, saudara, walau hanya sekadar menikmati telur asin dan sate blengong.

“Tapi yang jelas, pengabdian adik-adik sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Brebes,” pungkasnya. (ILMIE).

Posted in: Serba Serbi