BrebesNews.Co 9 June 2018 Read More →

Edarkan Uang Palsu, 3 Warga Salem Brebes Diamankan Polisi Banyumas

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – DS (50),RJ (45), dan NHD.(50) asal Salem, Brebes diamankan jajaran Satrskrim Polisi Banyumas, Purwokerto.

Ketiganya diamankan karena kedapatan mengedarkan uang palsu pecahan 100 ribu rupiah, dengan modus membeli rokok.

Dikutip dari laman web KRJOGJA.com, Wakil Kepala Polres Banyumas Komisaris Polisi Heru Budiharto. Dalam konfrensi persnya, Jumat (8/6/2018) menerangkan, kasusunya berawal saat dua tersangka yakni NHD dan RJ, warga Kabupaten Brebes, sedang melakukan pembelian di sebuah warung yang berada di wilayah Ajibarang, Banyumas,”

Pemilik warung curiga terhadap uang yang digunakan oleh NHD dan RJ untuk membayar 27 bungkus rokok dari berbagai merek itu.

Secara kebetulan, kata dia, warung tersebut berdekatan dengan rumah anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas) Polres Banyumas.

“Sambil berproses (melayani pembeli), pemilik warung itu menghubungi anggota kami yang Bhabinkamtibmas itu,” katanya.

Setelah personel Bhabinkamtibmas itu datang, kata dia, NHD dan RJ segera diamankan serta dilaporkan ke Polres Banyumas dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan lebih lanjut.

“Kemudian dari hasil pengembangan, uang yang menyerupai pecahan Rp100.000 ini diperoleh NHD dan RJ dari tersangka DS yang diamankan di daerah Bumiayu, Kabupaten Brebes,” jelasnya.

Wakapolres mengatakan, barang bukti yang disita petugas di antaranya 43 lembar uang palsu pecahan Rp100.000, uang tunai Rp1.894.000 yang merupakan hasil pengembalian dari pembelian rokok mengunakan uang palsu, 27 bungkus rokok dari berbagai merek yang dibeli tersangka di warung-warung dengan menggunakan uang rupiah palsu.

Selain itu, polisi juga menyita sebuah tas warna hitam milik RJ yang digunakan untuk membawa uang palsu dan rokok serta uang kembalian dari warung, tiga unit telepon seluler yang digunakan para tersangka untuk berkomunikasi, dan satu unit sepeda motor Honda Supra 125 yang digunakan sebagai sarana untuk mengedarkan uang palsu. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal