By 18 June 2018

Tol Brexit – Semarang Berfungsi, Pedagang Telor Asin Akui Anjlok 70 Prosen

Salah satu pedagang Telor Asin di Brebes yang mengeluh akibta dampat fungsinya tol Brexit – Semarang mengalami anjlok penjualannya

BREBESNEWS.co – Momen lebaran, biasanya di nantikan oleh sejumlah pedagang oleh-oleh khas Brebes di sepanjang jalan pantura alun2 hingga Pesantunan Wanasari – Brebes.

Hal tersebut, karena dalam menghadapi arus balik, para pedagang telur asin ini biasanya merauk penghasilan besar, dengan banyaknya permintaan atau pembelian para pelancong yang hendak pulang ke Jakarta.

Namun kondisi tersebut berbeda dengan taun ini, apalagi semenjak adanya tol Brexit hingga Semarang yang sudah di fungsikan.

Mereka kursusnya para penjual telur asin, umumnya mengeluh karena sepinya penjualan.
Wandi salah satu penjual telor asin yang ada di seputaran Kaligangsa Brexit. Menurutnya, penjualan telor kali ini agak seret.

“Biasanya ditokonya kwalahan melayani pembelian telor, tapi kali ini pembelinya bisa di hitung,” ujar Wandi kepada BREBESNEWS.co, (Senin 18/6/2018).

Hal serupa juga dituturkan ibu Wartiningsih penjual telur asin di pusat oleh-oleh Wanasari-pesantunan Brebes.
Dia merasa penjualannya berkurang hingga 70 prosen.

“Biasanya bisa habis 10 ribu butir, namun arus balik sudah 3 hari ini hanya melayani 3000 butir. Itupun kebanyakan dari pesenanan warga lokal,” ucap Wartiningsih.

Lainnya lagi, yakni Bapak Rosid yang ada di jalur alternatif Jatibarang- Brebes.

“Biasanya pada musim lebaran stok telur asin di tahun lalu mencapai 70 hingga 100 ribu butir, namun tahun ini hanya menyetok sekitar 30 ribu saja, mengingat di tahun kemarin penjualan juga sudah berbeda lakunya,” ungkap Rosid.

Sementara berdasarkan pantauan lapangan, harga telur asin di sejumlah pusat oleh2 lebaran tahun ini di kisaran Rp. 4000 untuk telor asin rebus dan Rp 4800 hingga Rp 5000 untuk yang panggang atau asap. (AFiF.A)

Posted in: Ekonomi & Bisnis