BrebesNews.Co 13 July 2018 Read More →

Kapolsek Larangan : Berita Pengantin Baru Dibawa ‘Wewe Gombel’ Hoax

Mila pengantin wanita asal Cirebon yang digegerkan hilang dibawa ‘Wewe Gombel’ di medsos

BREBESNEWS.co – Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Larangan AKP Djoko Witanto, menyatakan kalau kabar di medsos dan di lansir di beberapa media cetak dan online, soal hilangnya pengantin baru wanita, kabur di bawa ‘wewe gombel’ adalah berita hoax, atau berita bohong.

“Sang wanita yang hilang setelah berada di toko Indomart Sitanggal itu sudah dilaporkan berada di daerahnya Cirebon Jawa Barat,” ujar AKP Joko saat dikonfirmasi di Mapolres Brebes, soal berita hilangnnya pengantin baru wanita di
Desa Sitanggal Kecamatan Larangan, Brebes ini, Jumat (13/7/2018).

Menurut AKP Joko, sang suami sudah memberitahukan ke pihak Polsek sudah mengetahui posisi pasangan wanitanya.

“Kemarin sang suami wanita tersebut sudah menuturkan, kalau sang pasangan wanitanya penelponnya, berada di terminal bus Cirebon. Malah sang suami disuruh menjemputnya,” ujar Joko lagi.

Kapolsek Larangan AKP Dkoko Witanto saat dikonfirmasi soal hilangnya pengantin wanita di bawa ‘Wewe Gombel’ yang diakatakan Hoax

Kronologi kejadian

Warga Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat bernama Mila (20) tiba-tiba menghilang secara misterius pada Senin lalu (9/7).

Padahal, Mila baru saja menikah dengan Sukirno (20), warga Kecamatan Larangan.

Kabar hilangnya Mila di depan minimarket di Desa Sitanggal, Larangan, itu pun menjadi viral dan menggerkan warga, karena dalam berita tersebut hilangnya wanita pengantin baru itu dengan hal mistik, yakni di bawa ‘Wewe Gombel’.

Sukirno dan Mila menikah pada 23 Juni lalu. Kebetulan, Mila dengan berada di kampung halaman suaminya.

Sukirno menceritakan, mulanya Mila meminta dibelikan bakso di Sitanggal, Larangan. Sekitar pukul 09.30 WIB, Sukirno mengantar Mila menuju penjual bakso.

”Saat di perjalanan, istri saya minta pipis (kencing, red). Jadi, saya mampir di minimarket sekalian beli minum,” ujar Sukirno.

Tanpa berpikir panjang, Sukirno langsung masuk ke dalam minimarket tersebut.

Di minimarket itu pula Mila masuk ke toilet. Sedangkan Sukirno menunggu di dalam minimarket. Setelah beberapa saat, Sukirno menyusul Mila ke toilet.

Namun, Mila sudah tak ada. ”Pas saya keluar lagi, istri saya sudah nggak ada. Kata penjaganya (kasir) istrinya sudah ke luar,” jelasnya.

Sukirno pun mencari-cari istrinya di sekitar minimarket itu. Sayang, usahanya tak membuahkan hasil.

”Pas saya tanya ke petugas minimarket, ternyata kamera CCTV tidak bisa menampilkan rekaman. Rekaman di CCTV akan hilang 1×24 jam secara otomatis,” paparnya.

Selanjutnya, Sukirno bersama keluarga dan rekan-rekannya berusaha mencari ke beberapa tempat. Selain itu, dia juga menghubungi keluarga Mila di Cirebon.

”Saat itu saya juga sudah pulang ke Cirebon (rumah Mila, red), tapi istri saya tidak ada di rumah. Keluarga di sana tidak mengetahui keberadaan istri saya saat ini,” kata dia.

Hingga akhirnya pada Selasa (10/7) malam, Sukirno melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Larangan. Menurutnya, tak ada persoalan antara dirinya dengan Mila.

“Enggak ada masalah, kami menikah suka sama suka. Kami sebelum menikah juga sudah saling mengenal,” jelasnya.

Salah seorang petugas minimarket, Estika mengakui sekitar pukul 10.00 WIB, ada dua orang pasutri masuk ke tempatnya bekerja. Menurutnya, pasutri itu masuk untuk menumpang ke kamar kecil.

”Saat itu memang saya yang jaga. Ada dua orang yang mau menumpang ke kamar mandi. Pertama kali ke kamar mandi itu istrinya, dan disusul sang suami. Saat suami keluar sang istri sudah tidak ada,” tuturnya.

Hilangnya wanita pengantin baru kemudian viral medsos karena seorang tukang parkir mengatakan kalau wanita yang diketahui Mila hilang diduga karena dibawa ‘Wewe Gombel’. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi