By 17 July 2018

Lepas Mahasiswa KKN di Brebes, Rektor UPS : Mahasiswa Jangan Jadi Menara Gading

Bupati Brebes Idza Priyanti (kiri) saat mengenakan jaket almamater KKN UPS kepada peserta mahasiswi KKN UPS

BREBESNEWS.co – Rekor Universitas Panca Sakti (UPS) Tegal Dr Burhan Eko Purwanto MHum mengajak kepada para mahasiswanya jangan menjadi menara gading.

Pasalnya, UPS bukanlah tempat untuk menyendiri, atau tempat studi yang memberi kesempatan untuk bersikap masa bodoh terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya.

Tapi para Mahasiswa UPS harus menjadi menara Api yang mampu memberi gelora semangat dan menara air yang mampu memberikan kesejukan dan mengalirkan keberkahan bagi warga masyarakat sekitarnya.

Ajakan tersebut disampaikan Rektor UPS Tegal saat menyerahkan mahasiswanya untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH di Pendopo Bupati Brebes, Selasa (17/7/2018).

Wujud dari menara api dan menara air bisa dibuktikan dengn membaktikan diri kepada masyarakat lewat penerjunan mahasiswa KKN.

Di dalam KKN, saatnya memberikan yang terbaik kepada masyarakat sesuai dengan bakat dan kemampuan masing masing.
Rektor menyerahkan sebanyak 476 mahasiswa kepada Bupati untuk selanjutnya mendapatkan bimbingan untuk membantu pembangunan daerah.

“Penerjunan KKN menjadi bukti dan wujud nyata dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabidan masyarakat,” tegasnya.

Kepada bupati, rektor juga menyampaikan titip agar mahasiswanya bisa dibimbing, termasuk ketika ada mahasiswa yang berbuat ‘nakal’, bisa langsung ditegur atau dilaporkan pada kampus.

Mereka disebar di berbagai desa wilayah kecamatan Jatibarang, Wanasari, Brebes dan Sirampog selama bulan Juli sampai September 2018.

KKN mengambil tema Daya Sakti, meliputi Enam Pilar meliputi, pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan hidup, kepribadian Pancasila, dan kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, mengungkapkan, luas wiayah dan banyaknya penduduk di Kabupaten Brebes, kata Idza, menjadi potensi tersendiri.

Untuk itu, perlu diimbangi dengan kualias Sumber Daya Manusia. Kiprah dari mahasiswa yang terjun lansung ke masyarakat.

“Kami harapkan bisa lebih membangkitkan potensi Brebes sehingga lebih unggul,” ucap Idza.

Banyaknya anak putus sekolah di Brebes, lanjutnya, menjadi hal yang perlu mendapatkan penanganan bersama lewat Gerakan Kembali Bersekolah (GKB).

Beradaptasilah dengan masyarakat, sehingga bisa menyerap aspirasi dan bersama-sama menjadi masyarakat membangun.

“Dalam artian, antara masyarakat dan mahasiswa bersatu padu membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Penerjunan KKN ditandai dengan pemakian jaket almamater UPS kepada dua perwakilan mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Rector membagikan buku yang didahului dengan kuis kepada para mahasiswa. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan