BrebesNews.Co 4 July 2018 Read More →

Tak Hiraukan Klakson Kereta Api, Wanita di Bumiayu Tewas Tersambar

Petugas kepolisian Sektor Bumiayu tengah olah TKP tertabraknya korban Eli yang tewas tersambar KA Kamandaka

BREBESNEWS.co – Seorang wanita warga Dukuh Sidamukti RT 06 RW 05 Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, yang diketahui bernama Eli (35) ditemukan tewas di lokasi kejadian usai tertabrak kereta api di Jembatan Sakalibels Bumiayu, Selasa (3/7/2018).

Jasad Eli ditemukan tak bernyawa di perlintasan kereta api jalur Stasiun Bumiayu – Kretek Brebes.

Dihubungi lewat selulernya, Manajer Humas PT KAI Daop 5, Ixfan Hendriwintoko, Ixfan menerangkan, saat pagi hari sekira pukul 05.30 WIB, korban berjalan di jembatan dan tidak tahu ada kereta api yang sedang melintas.

Saat kejadian korban tengah berjalan di Jembatan Sakalibels, dan tidak tahu kalau ada KA Kamndaka jurusan Purwokerto – Semarang melintas.

Jembatan itu dibuat khusus untuk rel atau perlintasan kereta api yang berada di atas sungai dan jalan nasional.

Karena menghubungkan dua desa, jembatan kereta api itu kerap digunakan untuk akses warga sehingga tidak perlu menyeberangi sungai.

Ixfan menerangkan, saat pagi hari, korban berjalan di jembatan dan tidak tahu ada kereta api yang sedang melintas.

“Entah sedang punya keperluan apa, korban berjalan kaki menyusuri jembatan rel Sakalibels dari Adisana menuju Pasar Talok,” kata Ixfan Hendriwintoko

Masinis sudah mengambil semboyan klakson panjang, namun korban tidak mendengar hingga akhirnya tertabrak.
Korban tertabrak KA Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang.

Setelah mengetahui kejadian itu, petugas PT KAI menuju ke TKP. Kemudian melaporkan kejadian itu polisi.

“Petugas kami langsung menuju dan mengamankan sekitar TKP. Lalu menghubungi aparat dan membantu proses evakuasi,” ucapnya.

Korban mengalami luka pada kepala bagian belakang, patah tulang pada bagian tangan dan kakinya.

Sementara itu, menurut Ixfan seperti yang diketahui dari penuturan warga, korban mengalami gangguan jiwa sehingga tidak mengindahkan ada kereta yang membunyikan klakson panjang mau lewat.

“Katanya korban alami gangguan jiwa hingga tak mengindahkan saat kereta lewat. Padahal bunyi klakson terdengar keras sekali,” tandas Ixfan.

Setelah mengetahui kejadian itu, Ixfan menuturkan, korban dibawa ke RSUD Bumiayu dan dilakukan pemeriksaan.

Selanjutnya korban diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi