BrebesNews.Co 30 July 2018 Read More →

Warga Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg, Pemkab Brebes Berdalih Banyak Musim Hajatan

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Gas bersubsidi melon 3 kg mulai terlihat langka di beberapa tempat. Bahkan dengan kelangkaan yang terjadi ini, menjadikan harganya melambung tinggi.

Hal tersebut seperti yang terjadi di Desa Bulusari Kecamatan Bulakamba. Beberapa warga mengeluhkan di tingkat penjualan pengecer yang terjadi kelangkaan.

“Gas melon langka atau terlambat distribusi ke warung pengecer. Kita juga coba beli ke pangkalan sekitar Bulakamba, namun pihak pangkalan mengatakan belum dapat kiriman,” Sulaswati, (41) warga Bulusari.

Kelangkaan gas melon 3 kg juga di ungkapkan salah seorang fasbuker asa Desa Sigambir Kecamatan Brebes, Sri Murni (39).

Dalam laman statusnya dia mengeluhkan kalau dalam jangka waktu 3 hari ini gas melon susah didapat. Padahal gas merupakan kebutuhan utama untuk memasak.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekertarian Pemerintah Kaabupaten Brebes, Daan Susanto, saat dihubungi mengatakan, gas 3 kg mulai langka pasca usai lebaran disebabkan adanya faktor tradisi hajatan perkawinan atau sunatan usai lebaran sehingga permintaan meningkat.

Pada waktu lebaran pemerintah memberikan tambahan subsidi gas 3 kg sebesar 14 persen. Namun tambahan tersebut habus dan ditarik usai lebaran.

“Masa lebaran ada bantuan pemda 14 persen untuk subsidi gas melon sekarang sudah dicabut.Padahal usai lebaran ada tradisi musim hajatan perkawinan dan sunatan hingga kemungkinan permintaan Gas melon meningkat,” ujar Daan Susanto saat dikonfirmasi diruangan kerjanya, Senin (30/7/2018).

Daan menjelaskan jika keluhan warga terkait terjadi kelangkaan gas dibeberapa daerah pihaknya akan memonitoring ke lapangan bersama SR Elpiji Pertamina Tegal.

“Kita akan monitoring ke lapangan bersama SR Elpiji Tegal terkait keluhan kelangkaan gas 3 kg. Jika benar-benar dibutuhkan kita akan lakukan operasi pasar”Tandas Daan.

Seperti diketahui,HET gas 3 kg ditingkat pangkalan Rp. 15.500.Hingga ke pengecer maksimal 18 ribu. Namun dengan kelangkaan tersebut, gas di jual hingga 22.000 rupiah ditingkat pedagang eceran. (HENDRIK)

Posted in: Ekonomi & Bisnis