By 28 August 2018

Dugaan Penyisipan Kampanye di Acara Karnaval HUT RI, Bawaslu Panggil Para Terduga

Foto dengan menunjukan lambang partai politik di panggung kehormatan Bupati Brebes saat karnaval HUT RI ke 73

BREBESNEWS.co -Dugaan adanya penyisipan kampanye partai politik, saat acara karnaval tingkat Kabupaten Brebes dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73, 19 Agustus lalu, kini berbuah polemik.

Foto yang sempat viral di medsos yang menampakan salah seorang wanita dengan menunjukan lambang patai PDIP, di panggung kehormatan Bupati Brebes dianggap sebagai curi start kampanye.

Dugaan pelanggaran yang terjadi di atas panggung kehormatan itu diindikasikan melibatkan Bupati Brebes, Idza Priyanti, dan istri Ketua DPC PDIP Brebes Maryatun Indra Kusuma.

Pantauan BREBESNEWS.co, Selasa (28/8/2028) di Kantor Bawaslu Kabupaten Brebes, Ketua Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan RI Kabupaten Brebes Edy Kusmartono, yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes itu, sekitar puku 14.00 tiba di Kantor Bawaslu.

Ketua panitia karnaval HUT RI ke 73 Edy Kusmartono usai klarifikasi di Bawaslu Brebes terkait dugaan penyisipan kampanyr

Dia datang untuk memenuhi undangan klarifikasi dugaan kampanye terselubung itu.

Dia dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi dalam temuan tersebut.

Pemanggilan yang sama juga ditujukan kepada Ketua KPU Kabupaten Brebes M Riza Pahlevi juga tiba di Kantor Bawaslu, yang juga untuk memenuhi undangan yang sama.

Ketua Pantia, Edi Kusmartono usai diperiksa menjelaskan kalau dirinya tidak tahu ada dalah satu peserta di panggung dengan membawa poster dan menunjukan jari nomor partai oleh seorang wanita,” ujar Edi Kusmartono.

“Kalau soal dugaan kampanye, tanya saja pada pembawa acara karnaval, karena secara teknis karnaval tidak ada acara kampanye,” tegas Edy.

Hal sama juga diungkapjan pihak KPU Brebes.

Menurut Ketua KPUD pihaknya menjadi salah satu peserta dengan mengambil tema sosialisasi Pemilu tahun 2019.

Dalam acara karnaval tersebut, pihaknya memperkenalkan semua partai peserta Pemilu mendatang. Bahkan, logo dan lambang partai politik juga di bawa.

“Saat itu saya tidak tahu persis kejadiannya. Sebab, saya berada dibarisan paling depan sebagai pemimpin rombongan.

“Saya justru baru tahu permasalahan ini saat melihat di media sosial karena ramai menjadi sorotan,” ungkap Riza.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Brebes Wakro kepada beberapa awak media menuturkan, pihak Bawaslu akan memanggil pihak-pihak yang diduga dengan sengaja menyisipkan kampanye partai politik di acara karnaval untuk klarifikasi.

” Termasuk Bupati Idza Priyanti, kenapa ada wanita pembawa logo lambang partai partai di panggungnya, tapi terkesan diam saja,” tandas Wakro. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi