BrebesNews.Co 26 August 2018 Read More →

Peragaan Batik Karnival Dominasi Karnaval HUT RI 73 di Bumiayu

Warna-warni peragaan batik karnival di karnaval HUT RI ke 73 di Bumuiayu

BREBESNEWS.co – Hampir setiap kegiatan Karnaval Pembangunan yang langsungkan di wilayah selatan Brebes (kecamatan Bumiayu, Paguyangan, Tonjong dan Sirampog) baik dari instansi maupun Sekolah, pada tahun ini rata-rata menampilkan kostum/Batik karnival dengan berbagai tema.

Seperti halnya acara Karnaval pembangunan yang digelar dikecamatan Bumiayu pada Sabtu (25/8/ 2018) kemarin.

Hampir mayoritas para pesertanya menampilkan batik karnival dengan mengusung seputar lingkungan dan topik terbaru saat ini.

Salah satunya tema lingkungan yang diusung oleh SMP Negeri 02 Bumiayu, dimana siswa siswinya banyak yang mengenakan busana batik karnival yang berasal dari daur ulang sampah plastik.

Kemudian SMA Negri 01 Bumiayu, juga siswa siswinya juga menampilkan sejumlah rancangan batik karnival yang terbuat dari daur ulang kardus dan juga kertas lainnya.

Begitupun sekolah yang lainnyapun tak mau kalah ketinggalan, semuanya hampir mayotitas menampilkan busana batik karnival terbaik mereka.

“Saya sendiri sebagai Bupati Brebes terhibur dan merasa bangga dengan penampilan para peserta karnaval pembangunan yang sungguh memukau itu. Busana busana yang bagus dan pemakainya yang cantik dan ayu membuat penampilan mereka menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat yang menonton,” ungkap Bupati Idza Priyanti.

Bupati mengakui, bahwa masyarakat selatan memang lebih kreatif dalam bidang seni dan budaya.

Terbukti dalam setiap event yang digelar untuk penampilan seni dan budaya selalu memukau para penonton.

” Selain itu kekompakan masyarakatnya juga sangat bagus, contohnya panitia karnaval pembangunan ini aja, semua lapisan masyarakat kumpul jadi satu dalam wadah kepanitiaan,” kata Bupati memberi contoh.

Terpisah, Panitia Karnaval Pembangunan Kecamatan Bumiayu, Iwan Efendi menyatakan, kegiatan karnaval pembangunan ini diikuti instansi pemerintah, swasta, sekolah dan organisasi masyarakat.

Untuk acaranya sendiri dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga petang, dengan mengambil start dari Lapangan Asri Bumiayu kemudian menyusuri jalan Nasional Pangeran Diponegoro dan finish di Lapangan Muncang Jatisawit Bumiayu.

“Selama karnaval digelar jalan protokol padat oleh peserta dan penonton. Karenanya, panitia berkoordinasi dengan aparat kepolisian menutup sejumlah jalur dan mengalihkannya. Semua kendaraan dari arah selatan dan utara semua diarahkan ke jalan lingkar,” pungkas Iwan.
(DHANI)

Posted in: Serba Serbi