BrebesNews.Co 16 September 2018 Read More →

Jembatan Timbang Ajibarang Kembali Dioperasikan, Kecelakaan Fly Over Paguyangan Diharap Berkurang

Bupati Brebes Idza Priyanti (tengah) dengan Dirjen Hubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi saat melihat ektifitas portable di UPPKB Ajibarang.

BREBESNEWS.co (Banyumas) – Bupati Brebes Idza Priyanti menghadiri launching Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Sabtu (15/9/2018) sore.

UPPKB yang dulu lebih dikenal dengan sebutan jembatan timbang itu telah lama tak aktif dan kini akan diaktifkan kembali sekaligus dikelola oleh Pemerintah Pusat melalui Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), Kementerian Perhubungan, Sabtu (15/9/2018) sore.

Launching jembatan timbang juga sebagai jawaban usulan Bupati Brebes dan ‘Komunitas Save Fly Over Kretek’, dan berbagai pihak lain di masyarakat.

Mereka ingin UPPKB Ajibarang dioperasikan kembali guna mencegah over dimension and ove loading ( ODOL ) yang membahayakan keselamatan transportasi tersebut.

Akibat ODOL, sudah nyata membahayakan keselamatan transportasi. Selain itu juga kerusakan jalan yang makin parah.

Untuk mengatasi tingginya pelanggaran tersebut, Pemerintah bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mengentaskan pelanggaran ODOL.

Penilangan truk

Sebelum acara launching UPPKB Ajibarang dimulai, Dirjen Hubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi dan Idza melihat ektifitas portable di UPPKB Ajibarang.

Saat itulah truk dengan Nopol R 1785 CS melintas dan dilakukan penimbangan.

Hasilnya, terbukti ada kelebihan muatan hampir 4 ton, atau melebihi 50% dari ketentuan batas toleransi yang diizinkan.
Pihaknya akan konsisten menindak pelanggaran overdimensi dan overloading (ODOL).

“Buktinya truk tadi langsung ditilang dan silakan menyelesaikan sesuai kewajiban,” papar Dirjen Budi kepada sejumlah wartawan yang meliput.

Launching UPPKB Ajibang ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Hubdat Budi Setiyadi didampingi (Plt) Bupati Banyumas Budi Wibowo dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Dalam sambutannya Dirjen Budi mengatakan Launching UPPKB Ajibarang dilakukan karena tingginya tingkat pelanggaran overdimensi dan overloading (ODOL).

“Kelebihan inilah angkutan barang yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan dengan tingkat kerugian yang tinggi,” ucapnya.

Untuk menekan biaya perbaikan jalan untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah tegas untuk menurunkan pelanggaran dimaksud.

“Data Kementerian PUPR biaya untuk memperbaiki jalan mencapai Rp 43.5 triliun per tahun,” pungkas Budi.

Ucapkan Terima kasih

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti yang ikut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan terima kasih atas pengaktifan kembali UPPKB Ajibarang.

Menurutnya dengan adanya jembatan timbang ini diharapkan nantinya truk-truk yang kelebihan muatan, muatannya dapat dikurangi sehingga bisa menjamin keselamatan semua pengguna jalan, di wilayah yang masuk Kabupaten Brebes terutama di Bumiayu.

“Dengan beroperasinya UPPKB diharapkan dapat mengurangi kecelakaan yang sering terjadi di “fly over” Kretek, Paguyangan yang diduga akibat truk yang kelebihan muatan,” tandas Idza. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi