BrebesNews.Co 27 September 2018 Read More →

Ratusan Warga Brebes Selatan Datangi Kantor Bupati Tuntut Syarat Administrasi Pemekaran

Massa Brebes selatan yang datangi kantor Bupati tuntut surat administrasi pemekaran

BREBESNEWS.co – Sekitar seratusan warga Brebes selatan, Kamis siang (27/9/2018) mendatangi Kantor Sekertariat Pemkab Brebes menuntut agar pemkab menindaklanjuti pemekeran daerah, atau pembentukan daerah otonomi baru (ODB) Kabupaten Brebes Selatan.

Massa yang diangkut beberapa mobil pribadi, saat baru tiba di halaman sekertariat pemkab, menyerukan yel- yel sambil membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan mereka, yang berbunyi mendesak Pemkab Brebes untuk segera melengkapi adminitrasi kelengkapan pemekaran.

Usai menyanyikan yel-yel, sekitar 16 perwakilan warga kemudian dipersilahkan menemui bupati dan jajarannya untuk ber- audiensi di ruang rapat sekda.

Salah satu Anggota Dewan Pengarah Presidium Pemekaran Brebes selatan, Drh. Agus Sutrisno, menuturkan aksi tersebut merupakan keinginan dan tuntutan warga Brebes selatan yang sudah menunggu lama proses administrasi pemekaran rampung.

“Ini merupakan tindaklanjut dari rapat paripurna DPRD Brebes dan bupati dulu yang menyatakan setuju dengan adanya pemekaran. Harus ada persyaratan dan kelengkapan yang harus dipenuhi seluruhnya,” ungkapnya usai beraudiensi.

Agus menjelaskan bahwa masih ada kekurangan berkas yang belum dipenuhi Pemkab Brebes sampai hari ini.

Ada 8 item berkas yang masih dinilai kurang setalah para dewan pemekaran mengahadap pihak DPR-RI dan Menteri Sekertis Negara Pratikno, bebarapa hari lalu.

Ke 8 antaranya berkas syarat administrasi  antaranya  yakni  keputusan nama kabupaten yang baru, keputusan lokasi calon kabupaten baru, nama ibukota baru, keputusan tentang penyerahan aset atau kekayaan daerah yang bergerak maupun tidak bergerak.

Kemudian, berkas keputusan penyerahan sarana dan prasaran perkantoran termasuk personel serta pegawai, berkas keputusan kesanggupan memberikan hibah dari APBD induk selama dua tahun APBD untuk daerah otonomi baru yakni Brebes selatan.

“Item tersebut merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah induk yang selanjutnya akan diajukan ke pemerintah provinsi,” terangnya.

Setelah berkas dilengkapi, pemda akan mengajukannya ke legislatif atau DPRD yang selanjutnya akan diparipurnakan, terhitung 14 hari dari pertemuan ini.

Bupati Brebes, Idza Priyanti, dan jajaran pun berjanji akan melengkapi berkas kekurangan persyaratan admnistrasi dalam waktu 14 hari kerja terhitung Kamis ini.

Janji tersebut tertulis dengan ditandangi Emastoni Ezam selaku Sekertaris Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, dengan cap stempel.

Sebelumnya, perwakilan para pejuang pemekaran yang berjumlah 50 orang melurug ke Istana Presiden dan Gedung DPR/MPR di Jakarta pada Minggu (23/9/2018) lalu.

Mereka menuntut pencabutan moratorium pemekaran, dan mengesahkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Brebes selatan, yang meliputi beberapa kecamatan di daerah Brebes bagian selatan menuntut pemekaran. Yakni Kecamatan Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, Tonjong, Salem, dan Bantarkawung. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi