BrebesNews.Co 2 September 2018 Read More →

Sabtu Dini Hari, Rumah Terduga Teroris di Lemahabang Tanjung Digeledah Densus

Sososk Rajendra, terduga teroris

BREBESNEWS.co – Salah satu rumah terduga teroris, yang melakukan penembakan dua orang Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) beberapa waktu lalu, tepatnya di jalan tol Kanci – Pejagan, Cirebon Jawa Barat, di geledah oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri,

Penggeledahan satu rumah di Desa Lemahabang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Sabtu (1/8/2018) dini hari ini, merupakan tempat tinggal orangtua Rajendra Sulistiyanto (24) di RT 002 RW 003.

Selain menggeledah isi rumah, tim Densus juga mengamankan dua orang yang merupakan keluarga dari terduga pelaku, yakni kakak Rajendra bernama Caswi dan keponakannya bernama Rahayu.

Keterangan adanya penggeledahan tersebut didapat BREBESNEWS.co, dari Kepala Desa Lemahabang, Mashadi saat dihubungi lewat telepon selulernya, Sabtu siang (1/9/2018). Mashadi membenarkan adanya penggeledahan itu.

“Benar ada penggeledahan, saat penggeledahan tim Densus menggunakan lima mobil,” kata Mashadi.

Menurut nyadalam  selain membawa dua keluarga terduga Rajendra juga beberapa barang.

“Untuk barang yang disita, saya tidak tahu karena situasinya gelap, dan tim keburu pergi,” tandasnya.

Rumah orang tua Rajendra, terduga teroris yang di geledah Densus 88 di Desa Lemahabang Kecamatan Tanjung Brebes

Profil Rajendra 

Dalam catatan KTP elektroniknya, Rajendra merupakan kelahiran Desa Lemahabang, Kecamatan Tanjung Brebes, dengan tanggal kelahiran 01 Agustus 1994. Statusnya kawin,  dengan orang Cirebon Jawa Barat.

Setelah menikahi warga Cirebon, Rajendra tercatat sebagai warga Kanggraksan Utara RT 5 RW 1 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Sedang dalam kolom pekerjaanya dia berdagang.

Informasi yang di dapat dari beberapa media online, Rajendra sendiri merupakan menantu dari terduga teroris Ahmad Surya (AS) berusia 40 tahun, yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di kawasan Perumnas, Jalan Tampomas D18 Kota Cirebon, pada 10 Juli 2018 silam.

Rajendra sendiri kini masih dinyatakan DPO ( daftar pencarian orang ) oleh Densus Polri. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi