BrebesNews.Co 3 September 2018 Read More →

Soal Dugaan Kampanye Terselebung, Bawaslu Masih Panggil para Saksi

Ketua Seksi Karnaval HUT RI ke 73 Komar saat diklarifikasi Bawaslu

BREBESNEWS.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes terus melakukan pengusutan terhadap temuan dugaan pelanggaran kampanye pada saat karnaval HUT RI ke-73 lalu.

Dugaan pelanggaran yakni terkait adanya salah satu peserta pawai, bekas istri bekas Bupati dengan didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti menunjukan logo partai beserta mengacungkan telunjuk nomor partai di panggung kehormatan.

Setelah memanggil beberapa terduga pelaku, kampanye terselubung, Senin (3/9/2018) ini, giliran dua orang pejabat dan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Brebes diklarifikasi Bawaslu terkait kasus tersebut.

Dua pejabat yang dimintai klarifilasi itu meliputi Kepala Kesbangpol Kabupaten Brebes, Komar selaku Ketua Seksi Karnaval HUT ke -73 Kemerdekaan RI, Kasi Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisatan dan Kebudayaan Kabupaten Brebes Wijanarto selaku pembawa acara karnaval.

Kemudian, seorang staf di KPU Brebes selaku pembawa logo salah satu partai dan seorang staf di Bagian Protokol Setda Pemkab Brebes selaku pembawa acara karnaval.

“Saat ini ada empat orang yang kami klarifikasi,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Wakro.

Dari hasil klarifikasi itu, lanjut dia, akan menjadi bahan pembahasan bersama Gakkumdu.

“Setelah itu baru kami akan diplenokan,” sambungnya.

Ketua Seksi Karnaval HUT ke-73 Kemerdekaan RI Kabupaten Brebes, Komar mengatakan, pihaknya datang ke bawaslu untuk memmenuhi undangan terkait klarifikasi kejadian saat karnaval.

Dia menjelaskan, sejak awal pihak panitia karnaval sudah melarang partai politik ikut di dalamnya.

Sedangkan KPU memang diperbolehkan ikut dengan tema sosialisasi Pemilu.

“Ini memang di luar dugaan kami,” aku Komar.

Adanya seorang peserta dari KPU yang membawa gambar salah satu partai politik naik ke panggung kehormatan, jelasnya, itu karena ada yang memanggil dan meminta naik ke panggung oleh salah seorang yang berada di panggung kerhormatan untuk memberi uang saweran.

“Jadi, itu hanya spontan dan menurut saya pribadi, itu bukan kampanye,” tandasnya.(AFiF.A).

Posted in: Politik