BrebesNews.Co 1 September 2018 Read More →

Tak Hadir Atas Panggilan Bawaslu Soal Dugaan Kampanye Terselubung, Bupati Wakilkan Sekda

Seskda Brebes Emastoni Ezam memberi pertanyaak ke awak media seputar klarifikasi dugaan kampanye terselubung partai poltik di acara karnaval HUT RI

BREBESNEWS.co – Meski telah dipanggil dua kali oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes, untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kampanye terselubung, saat karnaval HUT Ke -73 Kemerdekaan RI, 19 Agustus lalu, Bupati Brebes, Idza Priyanti tetap tidak hadir.

Sesuai jadwal pada panggilan kedua, Bupati akan dimintai klarifikasi, Jumat (31/8/2018), namun hingga sore hari, ditunggu beberapa awak media, Bupati tampak tak hadir ke Kantor Bawaslu Kabupaten Brebes, di Jalan MTHaryono.

Bupati justru mewakilkan panggilan klarifilasi itu kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Emastoni Ezam.

Sesuai rencana, Bupati akan dimintai klarifikasi, berupa menunjukkan simbol salah satu partai beserta logo partai di panggung kehormatan itu, ditambah simbol jari diindikasikan melibatkan Bupati Brebes Idza Priyanti.
.
Menurut Wakro, meski bupati tidak hadir dan hanya diwakilkan ke Sekda, bukan berarti penanganan temuan tersebut akan berhenti, tetapi akan tetap jalan terus. Di sisi lain, pihaknya juga akan memanggil beberapa pihak terkait lainnya untuk diklarifilasi.

”Proses ini tetap kami jalankan dan lanjutkan, meski Bupati Brebes kembali tidak hadir hari ini,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemanggilan kedua merupakan pemanggilan terakhir bagi tahapan klarifilasi. Sebab, sesuai aturan Bawaslu hanya mempunyai kewenangan untuk memanggil pihak terkait menyangkut klarifikasi hanya dua kali.

Ketika tidak hadir baik saat panggilan pertama kemudian kedua, proses tetap berjalan terus. ”Aturannya memang seperti ini, jadi wajib kami laksanakan,” ucapnya. Dia menambahkan, dari hasil klarifilasi yang telah dilakukan, selanjutnya Bawaslu bersama Gakkumdu akan melakukan kajian.

”Setelah ini, kami akan segera melakukan rapat pembahasan kedua bersama Gakkumdu,” bebernya.

Salahsatu peragaan penunjukan logo gambar partai politik di atas panggung kehormatan Bupati pada acara karnaval HUT RI ke 73 di Brebes

Keterangan Sekda

Sementara itu Sekda Kabupaten Brebes, Emastoni Ezam mengatakan, pihaknya datang ke Bawaslu untuk mewakili Bupati Brebes melalui surat kuasa yang diberikan.

Pihaknya diminta memberikan keterangan seperti apa yang dirasakan Bupati saat karnaval HUT RI.
Menurut Emastoni yang mewakili hadirnya Bupati menegaskan, pihaknya tidak ada niatan dan maksud untuk melakukan kampanye politik.

“Dari awal, bahkan saya sebagai pengarah karnaval HUT RI, sudah mewanti-wanti ke seksi panitia karnaval, agar segala yang berbau politik dan hal-hal peragaan yang tidak mendidik tidak usah di ikutsertakan,” ujar Emastoni.

“Adapun soal adanya gerakan salah satu kader politik yang manampilkan gambar partai dan jari nomor urut partai itu, hanya dilakukan spontan, tidak ada niatan terencana, untuk melakukan kampanye,” tandas Sekda. (AFiF.A)

Posted in: Politik