By 5 September 2018

Uang Gaji Dibawa Kabur Mandor, 19 Tenaga Kerja asal Brebes Terlantar di Balikpapan

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – 19 warga asal Kabupaten Brebes, diinformasikan terlantar di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

para pekerja yang merupakan tenaga galian kabel telepon itu, terlantar karena diduga menjadi korban penipuan tenaga kerja oleh seorang mandor.

Mereka tidak bisa pulang ke kampung halamannya akibat uang gajinya dibawa kabur oknum mandor.

Kepastian informasi terlantarnya, 19 tenaga kerja tersebut, diperoleh dari anggota DPRD Kabupaten Brebes Zubad Fahilatah asal Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

Dia menuturkan, peristiwa itu diketahui setelah mendapat kabar dari temannya sesama anggota DPRD, yang menerima laporan dari keluarga korban.

“Jumlah warga Brebes yang terlantar di sana (Balikpapan-red) ada sebanyak 19 orang,” katanya ketika ditemui di gedung Sekertariat DPRD Brebes, Rabu (5/9/2018).

Dia menjelaskan, mereka merupakan pekerja galian kabel telepon, yang berasal dari Desa Karangbale, Temukerep (Kecamatan Larangan), Cibuniwangi, Ciawi dan Parireja (Kecamatan Banjarharjo).

Zubad Fahilatah anggota DPRD Fraksi PKB

Atas laporan itu, pihaknya langsung berkomunikasi dengan Ketua DPRD Kota Balikpapa Abdulloh untuk meminta bantuan agar menampung warganya tersebut.

Permintaan itu direspon dan warga Brebes tersebut dijemput dari pelabuhan setempat.
Mereka untuk sementara ditampung di rumah dinas Ketua DPRD Kota Balikpapan.

“Saya berkomunikasi dengan Ketua DPRD Balikpapan karena kebetulan yang bersangkutan masih saudara dan asli kelahiran Larangan, Brebes. Saat ini kami masih terus berkomunikasi, termasuk untuk upaya pemulangan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, warga Brebes yang ada di Balikpapan itu sebenarnya sedang merantau bekerja sebagai pekerja galian kabel telepon.

Namun entah apa penyebabnya mereka saat mau pulang kehabisan ongkos sehingga terlantar di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan.

“Saat ini kami juga sedang berkoordinasi dengan Ketua DPRD Brebes terkait upaya pemulangan mereka. Bahkan, saat ini Ketua DPRD Brebes tengah memproses surat perjalanan dinas untuk menjemput mereka,” sambungnya.

Terlantarnya belasan warga asal Kota Bawang di luar jawa itu bermula saat mereka akan pulang ke kampung halamannya.

Mereka pulang karena kontrak kerja sebagai buruh galian kabel telepon di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur telah selesai.

Para pekerja itu kemudian diantarkan ke Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan untuk pulang kampung menggunakan kapal laut.

“Namun di pelabuhan mereka terlantar karena kehabisan ongkos akibat uang gajinya diduga dibawa kabur oknum mandornya,” tandas Zubad. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal